Pawai Ogoh-Ogoh Kembali Ditiadakan Pada Nyepi Saka 1943 tahun 2021

Diposting pada

 

Persindonesia.com Denpasar – Sesuai dengan Surat Edaran (SE) bersama PHDI Bali dan MDA Bali, bahwasanya kegiatan pawai ogoh-ogoh dalam rangkaian Nyepi Saka 1943 Tahun 2021 akan ditiadakan.

Diduga Edarkan Shabu, Seorang IRT Warga Salo Diciduk Resnarkoba Polres Kampar

Hal ini dikarenakan masih dalam situasi pandemi Covid-19. Terkait peniadaan pawai ogoh-ogoh ini, Ketua STT Dharma Subhiksa, Banjar Sasih, Panjer, Denpasar I Made Sandi Jaya mengaku agak kecewa, namun harus tetap taat pada aturan dari Pemerintah.

 

Menurutnya, adanya pengarakan atau pawai ogoh-ogoh sebenarnya akan menambah semarak pergantian tahun saka, dan juga sekaligus menjadi momen kebersamaan pemuda pemudi. “Setahun sekali membuat kebersamaan di antara kami pemuda pemudi banjar, mengangkat ogoh-ogoh bersama, magambel baleganjur, ada tarian juga. Sekarang ditiadakan, adalah rasa kecewa kami,” katanya saat dihubungi Selasa 19/1/2021.

Sebanyak 12 Orang Terjaring Operasi, Dikenakan Denda 100 Ribu Rupiah

“Meskipun kecewa, tapi astungkara anggota kami taat aturan. Sedikit kekecewaan tapi tetap bisa diredam,” tambah Sandi Jaya.

Surat Edaran (SE) yang diberitakan sebelumnya, bahwa pawai ogoh-ogoh resmi ditiadakan.

Hal itu diatur dalam surat edaran bersama PHDI Bali dan Majelis Desa Adat (MDA) Bali Nomor 009/PHDI-BaliI/2021 dan Nomor 002/MDA-Prov Bali/I/2021.

Efisiensi Anggaran, RSUD Bangkinang Rekrut Tenaga Keamanan Sendiri

Surat ini dikeluarkan pada Selasa, 19 Januari 2021 dan ditandatangani oleh Ketua PHDI Bali, Prof. Dr. I Gusti Ngurah Sudiana, Bendesa Agung MDA Bali, Ida Pangelingsir Agung Putra Sukahet, dan diketahui oleh Gubernur Bali, Wayan Koster.

 

Ia menambahkan, ada beberapa dasar hukum dikeluarkannya Surat Edaran ini yakni Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 01 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan untuk Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19), dan juga dalam Peraturan Gubernur Bali Nomor 46 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 dalam Tatanan Kehidupan Era Baru.

Covid-19 Meningkat, Ini Penjelasan Waka Polda Bali Saat Kunker ke Pelabuhan Gilimanuk

Kemudian Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 3355 Tahun 2020 tentang Protokol Tatanan Kehidupan Era Baru. Surat Edaran Gubernur Bali: Nomor 01 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Kegatan Masyarakat dalam Tatanan Kehidupan Era Baru di Provinsi Bali. (Yudi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *