Sebanyak 205 Pedagang Akan Tempati Pasar TPID Tahap II di Dreamland Batuaji

Diposting pada

Persindonesia.com, Batam – Telah di bangun sebanyak 205 pedagang akan menempati Pasar Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) tahap dua, di Dreamland Batuaji.

Pasar Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) sudah dibangun, yang akan menempati sebanyak 205 pedagang.

Header

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam Gustian Riau, Selasa (19/1)

Yakinkan Tidak Ada Pasien Yang Karantina Mandiri, Dandim Cek Kesiapan Hotel Tambahan Untuk Karantina

Ia melanjutkan, pedagang yang nempati nanti akan binaan oleh Kadin, Koperasi, UMKM dan lainnya. Jadi lebih komplit nanti di sana (Pasar TPID),” kata Gustian.

Pasar TPID Batam tahap dua ini akan mengakomodir tiga kecamatan. Di antaranya Batuaji, Sekupang, dan Sagulung. Pihaknya, sudah berkoodinasi dengan masyarakat setempat, kelurahan, dan kecamatan. Ada tiga kecamatan yang diakomodir.

“Kami sudah membicarakan hal ini sama tim lurah dan camatnya terkait dengan dengan Pasar TPID Batam ini,” di jelaskan Bpk Gustian Riau.

Realisasi Anggaran TA 2020 dan Rencana Kegiatan Anggaran TA 2021 Batam

Jelasnya ia mengatakan, rencananya, tanggal 23 Januari Pasar TPID tahap dua akan diresmikan oleh Wali Kota Batam Muhammad Rudi. Dalam proses persiapan pasar ini terus di kejar pembangunan.

Sementara itu Kepala Bidang Pasar Disperindag Kota Batam Zulkarnain menambahkan, rencana peresmian pasar TPID 2 Dreamland dilaksanakan pada tanggal 23 Januari oleh pak Wali (Rudi.

“Pasar TPID Tahap Dua ini memiliki luas 3.316 M2. Terdiri dari 109 kios dengan ukuran 3×6 meter dan 3×4 meter. Sehingga, cukup luas dengan menampung 205 kios yang sudah,” jelasnya.

UKW Gratis Dewan Pers 2021,Bali Dapat Jatah 54 Peserta

Tersedia serta juga meja bagi pedagang basah dan kering yang berjumah 96 lapak dengan ukuran 1,5 x 2,25 meter. Jadi cukup luas sekali. Menariknya lagi untuk ukuran meja atau los sudah dilengkapi listrik dan air sehingga memberikan kenyamanan bagi pedagang.

“Pasar TPID 2 ini juga memiliki konsep standar nasional Nomor 8152 tahun 2015 tentang Pasar Rakyat. Baik dari segi letak, pencahayaan, sirkulasi udara, lahan parkir yang luas, pasar yang aman, bersih, sehat, dan nyaman bagi para pedagang atau pembeli,” imbuhnya.

Selain itu kata Zulkanain, untuk mencegah penyebaran Covid-19 di pasar, pihaknya sudah menyediakan fasilitas. Seperti alat cek suhu badan, tempat mencuci tangan. Setiap meja dibuatkan dinding pembatas dari acrilik sehingga tidak terjadi kontak langsung antara pedagang dan pembeli.

Uji klinis Awal Calon Vaksin Covid-19 Asal Rusia, Menunjukkan Tingkat Efektif 100 Persen

“Jarak pembeli dengan penjual harus 1 meter, setiap pedagang juga diwajibkan pakai masker, sarung tangan, faceshield,” kata Zulkanain.

Bahkan ada juga Satgas Covid-19 di Pasar yang akan mengingatkan pentingnya melaksanakan protokol kesehatan di pasar. Pasar TPID 2 Dreamland ini akan menyediakan bahan pokok. Seperti, beras, minyak goreng, gula, telur dan lainnya sebagai kebutuhan sehari-hari masyarakat Kota Batam. Disertai dengan harga yang terjangkau.

“Pasar TPID tahap dua sangat strategis. Lantaran diapit oleh 3 kecamatan yaitu Sekupang, Batu Aji dan Sagulung yang memang daerah yang sangat padat serta pangsa pasar yg sesuai bagi perumahan yang ada,” di jelaskan Bpk. Zulkanai.

Brimob Polda Kalsel Salurkan Bantuan Untuk Para Korban Banjir di Kalimantan Selatan

Setelah diadakan sosialisasi kepada para pedagang, ternyata banyak yang berminat. Hal ini dikarenakan adanya dispensasi atau keringanan para pedagang tidak dibebani biaya sewa selama 2 tahun.

“Para pedagang hanya membayar biaya maintenance, biaya pemakaian air dan listrik saja setiap bulannnya yang sudah disepakati pengelola pasar dan calon pedagang,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *