Subhan Adi Handoko, S.H., M.H. Selaku Kuasa Hukum korban Pengeroyokan Datangi Polsek Parenduan

Diposting pada

SUMENEP, Persindonesia – Kuasa hukum Mohammad Jefri Adi Laksono yang menjadi korban pengeroyokan di lingkungan Pondok Pesanteran Al-Amin Sumenep, datangi Polsek Parenduan. Rabu (20/1/2021), Pukul 10.00 WIB.

Pasalnya, Subhan Adi Handoko, S.H., M.H., selaku kuasa hukum korban tersebut, datang untuk menyerahkan surat kuasa khusus dan melakukan permintaan kepada pihak penyidik untuk kliennya diperiksa di rumahnya.

“Saya datang ke Polsek Parenduan mengantarkan surat kuasa khusus dan meminta kepada pihak kepolisian untuk melakukan pemeriksaan kepada korban (klien) saya diperiksa di rumanya. Mengingat klien saya masih belum sehat dan masih dilakukan perawatan di rumahnya.” Tandas Subhan, saat keluar dari ruangan reskrim Polsek Parenduan.

Subhan Adi Handoko, S.H., M.H., menjelaskan, hal ini menyangkut pidana anak sesuai dengan UU PERLINDUNGAN ANAK NO. 35 Tahun 2014 Tentang Perubahan UU 23 Tahun 2003 Tentang Perlindungan Anak. Negara menjunjung tinggi hak asasi manusia, termasuk di dalamnya hak asasi Anak yang ditandai dengan adanya jaminan perlindungan dan pemenuhan Hak Anak dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan beberapa ketentuan peraturan perundang-undangan baik yang bersifat Nasional maupun yang bersifat Internasional.

“Jaminan ini dikuatkan melalui ratifikasi konvensi internasional tentang Hak Anak, yaitu pengesahan Konvensi Hak Anak melalui Keputusan Presiden Nomor 36 Tahun 1990 tentang Pengesahan Convention On The Rights Of The Child (Konvensi Tentang Hak-Hak Anak),” jelas Subhan Adi Handoko yang juga Owner LAW FIRM HNS&PARNERS ini, yang mana Pengacara yang satu ini cukup fenomenal namanya di dunia penegakan hukum.

“Harapan saya sebagai kuasa hukum dari klien saya, agar supaya proses hukum yang ada di Polsek Parenduan untuk disegerakan, karena mengingat ini adalah persoalan hukum tentang anak dibawah umur, yang mana sistem peradilannya beda dengan peradilan orang dewasa, penyidik saya yakin juga paham terkait hal ini. Kami berharap untuk tetap mengedepankan profesionalitas dalam menjalankan amanah penegakan hukum demi terwujudnya nawacita Polri.” Pungkas Advokat asal Jember ini. (Nusul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *