Uji klinis Awal Calon Vaksin Covid-19 Asal Rusia, Menunjukkan Tingkat Efektif 100 Persen

Diposting pada

Persindonesia.com Rusia – Uji klinis awal calon vaksin Covid-19 menunjukkan tingkat efektif 100 persen dan tentunya menjadi kabar baik. Itu terjadi dalam uji klinis awal kandidat vaksin Covid-19 asal Rusia buatan Vector Institute.

Badan Pengawas Kesehatan Konsumen Rusia, Rospotrebnadzor, mengumumkan bahwa kandidat vaksin Covid-19, EpiVacCorona, terbukti efektif 100 persen yang merujuk pada hasil uji klinis tahap awal. Data uji klinis tahap I dan tahap II EpiVacCorona telah diumumkan ke publik sebelum uji klinis tahap III dimulai.

UKW Gratis Dewan Pers 2021,Bali Dapat Jatah 54 Peserta

Uji klinis tahap III merupakan tahapan terakhir uji coba vaksin ke manusia yang umumnya melibatkan ribuan peserta sebagai relawan, serta sekelompok peserta yang akan menerima suntikan kosong atau placebo. “Efektivitas vaksin ini dilihat dari tingkat efektivitas pada kekebalan tubuh dan kemampuannya mencegah penyakit,” kata Rospotrebnadzor sebagaimana dikutip dari kantor berita TASS.

“Menurut hasil uji klinis tahap I dan tahap II, efektivitas EpiVacCorona terhadap kekebalan tubuh mencapai 100 persen,” kata lembaga tersebut seperti dilansir Reuters.

Bea Cukai Ngurah Rai Selenggarakan Appreciation Day Bertajuk ‘Bea Cukai Ngurah Rai Mendengar’

Uji klinis tahap I dan tahap II menguji keamanan vaksin dan memeriksa efek samping serta kemampuan vaksin menciptakan kekebalan pada tubuh. Uji coba itu melibatkan 100 relawan berusia 18-60 tahun.

Pada umumnya, evaluasi terhadap uji klinis tahap awal vaksin dilakukan dengan melihat hasil tes darah peserta. Namun, pada uji klinis tahap III atau terakhir evaluasi dilakukan dengan mengamati tingkat penularan pada peserta uji klinis di kehidupan mereka sehari-hari.

Puncak Bogor Dilanda Banjir, Brimob Polda Jabar Langsung Turun Evakuasi Korban

Rusia sendiri mulai menguji coba EpiVacCorona pada November 2020.

Sementara itu, pawal November 2020, Otoritas Rusia mengatakan kandidat vaksin lainnya, Sputnik V, terbukti 92 persen efektif jika merujuk pada evaluasi hasil sementara uji klinis tahap III. Pemerintah Rusia mengatakan pihaknya dapat memvaksin Covid-19 sebesar 60 persen dari total penduduknya pada tahun ini. Meski persediaan Sputnik V cukup banyak di Moskow, distribusinya ke daerah-daerah relatif lambat.

Presiden Rusia Vladimir Putin memerintahkan vaksinasi masal segera dilakukan pada minggu ini. EpiVacCorona akan digunakan untuk vaksinasi masal mulai Maret 2021 menurut Wakil Perdana Menteri Rusia, Tatiana Golikova, saat diwawancarai oleh kantor berita Interfax. (***)

Editor : Ed27

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *