Tangkal Covid-19 Tiongkok Temukan Obat Tradisional Rumput Laut

Diposting pada

 

Persindonesia.com Tiongkok – Pengobatan tradisional Tiongkok atau Traditional Chinese Medicine (TCM) memang sudah dikenal masyarakat dunia sebagai alternatif yang ampuh untuk berbagai penyakit.

Header

Sopir Mengatuk, Truk Hajar Trotoar Sampai Terguling

Kini di era pandemi Covid-19, dunia herbal Tiongkok terus berkembang dengan menemukan pengobatan untuk menahan virus corona.

Karbohidrat yang ditemukan di rumput laut, ecklonia kurome diyakini bisa memblokir aktivitas enzim dalam SARS-CoV-2 yang parah. Obat itu sudah diteliti oleh peneliti di Tiongkok seperti dilansir dari Science Times, Kamis (21/1).

Camat Jayanti : Dukung Forum Karang Taruna Berpotensi.

Disebut juga ‘Kun Bu’, rumput laut telah lama digunakan sebagai tanaman obat atau jamu dalam pengobatan tradisional Tiongkok atau TCM. Menurut News Medical Life Sciences, Kan Ding, dari Universitas Akademi Ilmu Pengetahuan Tiongkok yang berbasis di Beijing dan rekannya, menemukan bahwa polisakarida mentah yang diekstrak dari rumput laut sepenuhnya memblokir aktivitas enzim yang juga dikenal sebagai protease mirip 3C atau 3CLpro.

 

Itu juga diidentifikasi sebagai protease sentral, 3CLpro adalah sejenis enzim yang ditemukan dalam virus Korona yang bertanggung jawab untuk memecah poliprotein virus yang penting untuk transkripsi dan duplikasi virus.

Bansos, Insentif, Vaksinasi,Upaya Pemerintah Tangani Pandemi

Para peneliti mengatakan, penelitian mereka mengusulkan bahwa polisakarida semacam itu dapat berfungsi sebagai kandidat obat yang mungkin untuk melindungi dari infeksi Covid-19.  Sementara, saat ini sedang menjalani tinjauan sejawat, versi pracetak dari penelitian ini dapat ditemukan di bioRxiv.

 

Dalam penelitian tersebut, para peneliti menetapkan bahwa TCM Ecklonia kurome memiliki kandungan polisakarida dengan gugus asam sulfat di ujung rantai molekulnya, yang pada akhirnya dapat memberikan bio-aktivitas yang substansial.

Dispora Kota Tangerang  Akan Bangun Lapangan Pabuaran Tumpeng Jadi LSG

Selain itu, penulis penelitian menyarankan bahwa jika ko-reseptor yang disebutkan dapat mengikat protein lonjakan, polisakarida yang terjadi di alam mungkin juga terikat pada protein ini dan mungkin memblokir infeksi SARS-CoV-2.

 

Untuk memeriksa apakah ecklonia kurome dapat menargetkan 3CLpro juga, tim peneliti mengekstrak rumput laut, polisakarida biomakromolekul yang mereka sebut 375. Mereka menyelidiki aktivitasnya terhadap jenis virus corona terbaru.

Mantap! Pasien Sembuh Sebanyak 50 Orang, Selanjutnya Ini Penjelasan Dr. Arishanta

Menurut penulis penelitian, temuan mereka menunjukkan bahwa polisakarida heterogen 375 dalam ecklonia kurome bekerja lebih efisien dalam menghambat SARS-CoV-2 dibandingkan dengan polisakarida individu 37501, 37502, dan 37503. Tim peneliti menduga bahwa efek yang lebih kuat yang diamati untuk 375 mungkin karena polisakarida mirip koktail yang menjalankan fungsi sinergis dengan cara menargetkan beberapa molekul kunci terkait dengan infeksi dan duplikasi virus. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *