Terkait Meningkatnya Pasien Meninggal, Ini Penjelasan Dr. Oka Parwata

Diposting pada 0 views

Persindonesia.com Jembrana – Peningkatan kasus Covid-19 di Kabupaten Jembrana kian meningkat, dususul dengan sejumlah pasien terkonfirmasi Covid-19 yang meninggal dunia.

Dari akumulatif sampai hari ini pasien meninggal sebanyak 7 orang yang mana dari ketujuh orang tersebut 1 merupakan seorang bayi berumur 4 bulan yang merupakan pasien suspect dan masih munuggu hasil swab.

Polsek Kampar Kiri Hilir Tangkap Pelaku Judi Togel di Desa Mayang Pongkai

Lebih detailnya dari tanggal 21 pasien meninggal 1 orang, ditanggal 22 siangnya pasien meninggal 1 orang dan sore sampai malam pasien meninggal sebanyak 4 orang ditambah lagi satu orang bayi yang masih menunggu hasil swab menjadi 7 orang.

Hal tersebut disampaikan oleh Humas RSU Negara I Ketut Marini yang ikut hadir dalam pemulangan pasien terkonfirmasi covid-19 sebanyak 1 orang  yang di pimpin oleh Kepala Bidang Penunjang Medik I Made Sudana,S.Kep dan Kasie Sapras I Gusti Ketut Mulyadi, bertempat di Gedung Lanntai II RSU Negara. Sabtu (23/01).

Edi Fauzi, “Kalau Ada Yang Bilang Vaksin Sinovac Berbahaya,Itu Adalah Hoax

Terkait dengan meninggalnya pasien Covid-19 sebanyak 6 orang dan satu merupakan seorang bayi yang masih menunggu hasil swab, awak media konfirmasi denga  Plt Direktur RSU Negara dr.I Gusti Bagus Ketut Oka Parwata melalui via telphone,

Ia mengatakan, memang benar apa yang disampaikan Humas RSU kami, memang benar sampai hari ini data meninggal akibat Covid-19 mulai tanggal 21 sampai kemarin tanggal 22 sebanyak 6 orang.

Tarif Parkir Pinggir Jalan Kota Batam Akan Naik, Ini Penjelasan Kadis Perhubungan

“Untuk kasus seorang bayi yang meninggal sebelumnya diduga Covid-19 yang masih menunggu hasil swab, hari ini dari hasil swabnya negatif, jadinya yang meninggal tetap 6 orang,” ungkapnya.

Oka Parwata juga menjelaskan, terkait peningkatan kematian kasus covid, kebetulan yang meninggal semua dengan komordif semua, namun begitu ini menjadi catatan juga bagi kami di rumah sakit dan segera melakukan pertemuan dan menugaskan Bidang Pelayanan Medis (Yadmed) untuk mengadakan pertemuan evaluasi.

Ambulance Kecelakaan di Perempatan Noja Denpasar, Saat Sedang Angkut Pasien Covid – 19

“Pertemuan tersebut bertujuan untuk evaluasi dengan staf medis fungsional yang menangani untuk melakukan evaluasi ulang agar bisa optimal dan bisa mencegah tingkat kematian,” ungkapnya.

Lebih jelasnya Oka Parwata mengatakan, walau pun semua sudah perwatannya sesuai standar apa yang bisa kita lakukan, dan saya sebagai direktur segera menugaskan Bidang Pelayanan Medis (Yadmed) untuk mengadakan pertemuan evaluasi.

Teka-Teki Beredarnya Video Mesum di Ruang Isolasi Pasien Covid-19 RSUD Dompu Terkuak

“Ya kami hany bisa menghimbau kepada masyarakat agar disiplin lagi menerapkan protokol kesehatan dengan mengutamakan 3M terutama memakai masker dan hindari kerumunan, juga sering-seringlah cuci tangan setelah mengambil sesuatu,” tutupnya. SUB

360780login-checkTerkait Meningkatnya Pasien Meninggal, Ini Penjelasan Dr. Oka Parwata

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *