Merasa Terusik, DS Blokir WhatApp Wartawan

Diposting pada 0 views
  1. Kampar – Merasa terusik dengan pemberitaan media, panitia perekrutan tenaga keamanan RSUD Bangkinang dr. Delvan Syukri blokir WhatApp wartawan.

Pemblokiran WhatApp dimungkinkan karena merasa terusik dan tidak ingin diganggu dengan berbagai pertanyaan menyudutkan.

Pada awalnya dr. Delvan Syukri, panitia perekrutan tenaga keamanan RSUD Bangkinang intens membalas konfirmasi yang dilakukan awak media.

Dalam konfirmasi melalui WhatApp ia berharap para awak media bisa membantu agar kegiatan bisa berjalan dengan lancar.

“Kami berharap kawan-kawan media bisa membantu agar kegiatan bisa berjalan dengan lancar,” ujarnya.

Ia juga sangat berharap tidak ada pihak-pihak yang mengambil keuntungan dari kegiatan ini apalagi kalau oknum-oknum itu ada dalam kepanitiaan.

Namun ketika dimintai tanggapannya tentang adanya dugaan pungutan biaya administrasi dan jika ingin lulus administrasi mesti ada keterkaitan dengan orang dalam, dr. Delvan memilih bungkam dan akhirnya memblokir WhatsApp wartawan.

Dalam pemberitaan sebelumnya, perekrutan tenaga keamanan yang dilakukan oleh pihak managemen RSUD Bangkinang diduga menggunakan tangan calo untuk memungut biaya administrasi kepada calon pekerja.

Pungutan biaya administrasi bervariasi, mulai dari Rp 3 juta hingga Rp 8 juta perorang. Diketahui, ada sebanyak 193 yang mendaftar dimana saat ini dalam seleksi administrasi.

Selain biaya administrasi, calon pekerja juga harus ada kenalan dengan orang dalam, jika tidak akan sulit untuk diluluskan.

362000login-checkMerasa Terusik, DS Blokir WhatApp Wartawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *