Serap Aspirasi Masyarakat, Cornelis Kunker ke Ketapang

Diposting pada

Kalbar, Persindonesia.com
Kunjungan kerja (Kunker), merupakan tugas dan wewenang seorang anggota DPR/DPRD, dimana terkait dengan fungsi legislasi, fungsi anggaran dan fungsi pengawasan.

Demikian yang dilakukan Drs. Cornelis, MH, yang merupakan Anggota Komisi II, Anggota Badan Anggaran dan Anggota Tim Badan Pengawas Perbatasan di DPR-RI.

Untuk kesekian kalinya, Cornelis yang njuga mantan gubernur Kalbar dua periode ini kembali melakukan kunker ke salah satu daerah pemilihan (Dapil)-nya yaitu di Pemerintahan Kecamatan Simpang Hulu, Kecamatan Simpang Dua dan Kecamatan Sungai Laur, Kabupaten Ketapang, Provinsi Kalimantan Barat, Minggu (24/1/2021).

“Tujuan kunjungan kerja saya ini juga untuk melihat lebih dekat berbagai permasalahan di dapil saya, dimana dengan mengunjungi dapil, saya dapat menganalisa berbagai permasalahan yang terjadi di dapil saya dengan lebih utuh dan komprehensif, sehingga dapat memberikan masukan penyelesaian yang lebih komprehensif pula,” ungkap Cornelis. seperti dilansir Uncak.com.

Dalam kunkernya itu, sejumlah materi yang disampaikan, diantaranya mensosialisasikan adaptasi kebiasan baru (Protocol Covid-19), penguatan ketahanan pangan, penyerapan aspirasi masyarakat secara langsung terkait tumpang tindih lahan pertanian dan kebun, infrastruktur, kesulitan siswa sekolah di pedalaman dalam proses pembelajaran dikarenakan signal (jaringan internet) tidak ada, pembagian Tab dari pemerintah belum merata khususnya di SDN 29 Simpang Hulu Ketapang, pengawasan pemerintahan tingkat Desa dan Kecamatan khususnya dalam penyaluran Bansos dan penanganan Covid-19 beserta dampaknya.

Kegiatannya tersebut dilaksanakan di beberapa titik, yakni untuk di Kecamatan Simpang Hulu sebanyak 3 (tiga) titik yakni di Desa Balai Pinang, Desa Merawa dan Desa Legong.

Di Kecamatan Simpang Dua sebanyak tiga titik, yakni di Desa Semandang Kanan, Desa Gema dan Desa Mekar Raya.

Di Kecamatan Sungai Laur sebanyak tiga titik yakni di Desa Bengaras, Desa Sungai Daka dan Desa Lanjut Mekar Sari.

“Kunjungan di luar reses dan di luar masa sidang tersebut dilakukan karena merupakan kewajiban anggota DPR-RI, dalam rangka untuk bertemu dengan konstituennya di daerah pemilihannya,”pungkasnya (a.m)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *