Watir Di PHP Pemkot Tangerang Soal LSG, Masyarakat Minta Ada Rapat Bersama

Diposting pada

Tangerang,Persindonesia.com-Rencana Pemerintah Kota Tangerang Membangun Lapangan Serba Guna (LSG) di Kelurahan Pabuaran Tumpeng  Kecamatan Karawaci untuk Keperluan pelaksanaan  Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) menuai pertanyaan sejumlah pihak.

Dede Kurniawan salah satu tokoh muda Pabuaran Tumpeng menghawatirkan rencana Pemkot Tangerang hanyalah Pemberi Harapan Palsu (PHP) lantaran beredar kabar sebelumnya lapangan tersebut akan di jadikan Lapangan Panahan permanen.

” justru itu saya hawatir rencana tersebut hanyalah sebuah Pola, bisa saja Draf awalnya LSG nanti tekhnis implementasinya lapangan bola tergusur entah di ganti Cabang Olahraga (Cabor) yang lain, biasanya itu hanyalah sebuah permainan, rencananya LSG tapi lapangan sepak bolanya malah tergusur” Terang nya.

Kehawatiran tersebut, dengan di cabutnya tiang gawang sepak bola tanpa adanya koordinasi dengan masyarakat pecinta bola yang ada di pabuaran tumpeng.

“Gawang -gawang itukan dicabut, di ganti dengan tribun-tribun panahan tanpa adanya koordinasi,” tandasnya.

Dalam rencana Pembangunan LSG Pemkot di nilai gagal paham dalam komunikasi, lantaran  sebelum perencanaan Pemkot tidak melakukan Komunikasi dahulu dengan masyarakat Pabuaran Tumpeng.

“Harusnya pemerintah itu melakukan koordinasi dahulu dengan masyarakat Pabuaran Tumpeng tentang rencana tersebut ,pemerintah harus paham aspek sosiologis  pabuaran tumpeng, bahwa Masyarakat Pabuaran Tumpeng itu mayoritas hobi bola,”

Dede hawatir, apabila jika sampai lapagan sepak bola yang jadi tonggak awal berdirinya lapangan sudah sejak dahulu bisa tergusur dan membunuh bakat-bakat sepak bola yang ada di Pabuaran Tumpeng.

“saya khawatir bibit – bibit sepak bola yang ada di sini tergusur oleh cabor – cabor lain karena tidak adanya fasilitas dari Pemerintah,”

Ia berharap adanya rapat bersama antara Dinas terkait, Masyarakat dan Koni untuk membicarakan rencana LSG sehingga mampu mengakomodir seluruh kepentingan.(by)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *