Bupati Jembrana Tidak Lolos Vaksinasi, Dikarenakan Punya Penyakit Penyerta

Diposting pada 0 views

Persindonesia.com Jembrana – Setelah kedatangan vaksin yang dikawal ketat oleh TNI Polri, kini penyaluran vaksinasi diawali dengan sebanyak 10 pejabat daerah dengan Muspida Jembrana dan Tokoh Agama.

Dari sebanyak 10 pejabat daerah yang mengikut vaksinasi sebanyak 2 orang tidak lolos dalan vaksinasi dikarenakan mempunyai penyakit penyerta. Yang dilaksanakan di Lantai III Gedung IRJ RSU Negara. Jumat (29/01)

Baharkam Polri Gerak Cepat Tindak Lanjuti Program Kerja 100 Hari Kapolri

Pelaksanaan penyuntikan vaksinasi perdana di awali oleh Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan, diikuti oleh Dandim 1617 Jembrana Letkol Inf Hasriffudin Haruna, S.Sos, Kapolres Jembrana AKBP I Ketut Gede Adi Wibawa SIK diikuti oleh pejabat daerah dan tokoh agama.

Kali ini Bupati Jembrana I Putu Artha dikarenakan mempunyai penyakit penyerta tiroid sehingga tidak lolos dalam penyuntikan vaksinasi.

Perampok Bersenjata Pedang, SPBU Benoa Kembali Jadi Korban

Hal tersebut diucapkan oleh Bupati Jembrana pada saat jumpa persnya. “Kalau nanti saya sudah bisa di vaksin, saya akan ikut barengan dengan masyarakat, saya juga mau di vaksin,” ucap Bupati Artha.

Hal yang sama juga dialami yang mewakili Pengadilan Tinggi Jembrana oleh ibu pengadilan juga tidak lolos dalam penyuntikan vaksinasi dikarenakan mempunyai penyakit penyerta tensi tinggi.

Transaksi Sex Online Di Tangsel Di Warnai Saling lempar Dan Bungkam

“Saya yakinkan kepada masyarakat Jembrana vaksin ini sangat aman dan halal. Untuk keamanan penyaluran vaksin, kami selalu kordinasi dengan Polres Jembrana dan instansi terkait, pengamanan vaksin di Gudang Farmasi dijaga ketat selama 24 jam,” ungkap Dandim 1617 Jembrana Letkol Inf Hasriffudin Haruna, S.Sos.

Ia melanjutkan, untuk hari ini vaksin yang keluar dari Gudang Farmasi Jembrana sebanyak 520 buah. Selain disalurkan ke RSU Negara beserta dan Poliklinik Polres Jembrana, juga disalurkan ke Puskesma se Kabupaten Jembrana.

Rapat Paripurna Terkait Pemberhentian dan Penetapan Bupati dan Wakil Bupati Jembrana

Sementara itu Plt. Direktur RSU Negara dr.I Gusti Bagus Ketut Oka Parwata saat dikonfirmasi terkait penyuntikan vaksinasi tersebut mengatakan, hari ini kita laksanakan vaksinasi Covid-19, yang diawali oleh 10 pejabat daerah,

“Dari 10 orang pejabat daerah yang mengikuti vaksinasi, sebanyak 2 orang yang tidak lolos diantaranya Bupati Jembrana dikarenakan punya penyakit penyerta tiroid dan Ibu Pengadilan yang punya penyakit tensi tinggi sehingga ditunda vaksinasinya,” ucapnya.

PPDB SMK PGRI 1 BADUNG (2021-2022)

Oka melanjutkan, untuk yang 8 orang lainnya sudah lolos dan sudah dilakukan vaksinasi serta sudah melewati observasi selama 30 menit dan sudah aman. Hari ini target RSU Negara adalah 110 orang, diantaranya 100 Nakes dan 10 orang pejabat.

“Kalau secara kabupaten kita targetkan menurut provinsi sampai pertengahan Februari namun kita targetkan seminggu ini semua Nakes di Kabupeten Jembrana sudah tervaksinasi, kalau tiap hari jadwalnya 100 orang perhari, 5 atau 6 hari sudah selesai, disini totalnya 570 dan di puskesmas ditargetkan 50 perhari,” ujar Oka.

TRC PPA Banyuwangi dampingi Anak Yang Diduga Telah Ditelantarkan 

Lebih jelas Oka mengatakan, terkait penambahan vaksin sementara ini kita djatah untuk Nakes saja dulu, tapi yang jelas dengan target provinsi dan pusat percepatan pemberian vaksin saya kira suplai vaksin dari pusat pasti meningkat, apalagi pusat menjadwalnya seluruh Indonesia selama 14 bulan, tutup Oka Parwata. (SUB)

372780login-checkBupati Jembrana Tidak Lolos Vaksinasi, Dikarenakan Punya Penyakit Penyerta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *