Akhirnya Petualangan Sopir Ugal-ugalan Berakhir di Tangan Polisi

Diposting pada

Persindonesia.com – Petualangan sopir minibus berinisial AA yang sempat viral di medsos yang sebelumnya telah menabrak petugas yustisi selanjutnya menabrak petugas Satlantas Kota Probolinggo, berhasil diamankan Polresta Probolinggo.

Dalam video yang beredar di medsos, diketahui anggota sopir minibus tersebut menyenggol anggota Satlantas Polres Probolinggo Aipda Ivan Setiarso di jalan KH Hasan Genggong Kota Probolinggo hingga terjatuh dan luka.

Akun Tiktok Aldi622, Melakukan Aksi Bakar Bendara Merah Putih

“Sopir yang menabrak anggota kita diplapangan berhasil kami tangkap beserta barang bukti mikrolet minibus angkutan umum,” ungkap AKBP R M Jauhari selaku Kapolres saat konferensi pers yang digelar pada hari Rabu, 3/02 di ruang Markas Polresta Probolinggo. Dilansir dari antaranews.

Kejadian berawal saat tim satgas Covid-19 sedang gencarnya melakukan Operasi Yustisi di Kecamatan Dringu yang merupakan batas Kota Probolinggo bagian timur, tiba-tiba sopir angkutan umum yang membawa enam penumpang itu tidak menggunakan masker dan melarikan diri saat akan diberhentikan petugas.

Gunung Merapi Alami Gempa Sebanyak 24 Kali dan Lontarkan Lava Pijar Sejauh 900 Meter

“Dimana saat itu petugas Aipda Ivan Setiarso segera bertindak cepat dan mengejar sampai di Jalan Lumajang dan sejajar dengan kendaraan minibus itu, lalu memberikan kode untuk berhenti, namun pelaku justru menabrak petugas dengan badan mobil sampai petugas terjatuh dari motornya dan mengalami luka-luka,” tuturnya.

Lanjut Jauhari, usai menabrak petugas, sopir melarikan diri ke arah selatan, sedangkan petugas yang menjadi korban tabrak lari itu segera dievakuasi ke RS Wonolangan untuk mendapatkan pertolongan secara medis.

Kasus Corona Jembrana Menurun, Ini Penjelasan Dr. Oka Parwata

Kapolres langsung menetapkan AA warga Kabupaten Probolinggo sebagai tersangka karena yang bersangkutan sebelumnya juga menabrak petugas di lokasi operasi yustisi, kemudian menabrak anggota Satlantas Polres Probolinggo saat dikejar,” katanya.

Polresta Probolinggo menjerat tersangka dengan pasal berlapis untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya yakni pasal 338 KUHP jo Pasal 53 KUHP, Pasal 213 KUHP dan Pasal 351 KUHP tentang percobaan pembunuhan, melawan petugas yang mengakibatkan luka-luka dan penganiayaan.

Spesialis Pencuri Sepeda Motor N-Max Berhasil Diringkus Polisi

Dengan ancaman hukumannya maksimal 15 tahun kurungan penjara, sedangkan hasil pemeriksaan tes urine tersangka hasilnya negatif dari obat-obatan terlarang,” ujarnya. (***) Ed27

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *