Langkah Nyata Tekan Penyebaran Covid-19, Kodim 1617 Jembrana Gelar Operasi Yustisi Secara Masif

Diposting pada

Persindonesia.com Jembrana – Akibat penyebaran Covid-19 yang cenderung meningkat, akibatkan Kabupaten Jembrana menjadi salah satu wilayah di Provinsi Bali yang menjadi zona merah. Tentunya hal ini mendapat perhatian Kodim 1617 Jembrana, Menyikapi hal tersebut Dandim 1617 Jembrana sekaligus Wakil Ketua I Gugus Tugas Penanganan Covid 19 Kabupaten Jembrana Letkol Inf Hasrifuddin Haruna, S. Sos mengambil langkah nyata sebagai upaya mengantisipasi penyebaran Covid-19.

Langkah nyata yang diambil dengan memerintahkan anggota Kodim 1617 Jembrana beserta Koramil Jajaran untuk melaksanakan Operasi yustisi dengan memberikan himbauan kepada masyarakat untuk taat mematuhi protokol kesehatan yang dilaksanakan secara masif diseluruh wilayah Kabupaten Jembrana.

Header

Selain mengajak dan menghimbau masyarakat untuk mematuhi Protkes juga sewaktu-waktu dilakukan Rapidtest Antigen secara sampling kepada pelanggar yang tidak menggunakan masker saat beraktivitas diluar rumah. Disamping hal tersebut dalam operasi yustisi juga dibagikan masker secara gratis kepada warga apabila ditemukan warga menggunakan masker yang sudah tidak layak pakai.

Dalam keterangannya, Rabu (03/02/2021), Dandim 1617 Jembrana mengatakan masifnya operasi yustisi yang digelar Kodim 1617 Jembrana beserta Koramil Jajarannya guna menindaklanjuti perintah Komando Atas serta sesuai arahan Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah dalam upaya menekan penyebaran Covid-19 di Wilayah Kabupaten Jembrana yang cenderung meningkat.

“Masing-masing Koramil beserta jajaran yaitu para babinsa sudah saya perintahkan untuk lebih masif lagi dalam melakukan himbauan kepada warga sehingga warga benar benar sadar untuk mematuhi protokol kesehatan, bahkan para Danramil terjun langsung memimpin kegiatan tersebut” Jelas Dandim Haruna.

Dengan masifnya operasi yustisi tersebut Dandim berharap masyarakat akan semakin sadar untuk taat dalam mematuhi Protkes dengan menerapkan “3M”. Dengan kesadaran tersebut tentunya penyebaran Covid 19 Dikabupaten Jembrana akan bisa ditekan sekecil mungkin sehinga kedepannya Jembrana bisa kembali menjadi zona hijau. (Pendim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *