Sebanyak 60 Orang Nakes Tidak Lolos Vaksin, Diusulkan Untuk Pejabat Pemkab Jembrana

Diposting pada

Persindonesia.com Jembrana – Gebyar vaksinasi pertama tahap akhir dilaksanakan oleh RSU Negara yang meliputi tenaga kesehatan (nakes) dan yankes. Bertempat di Lantai III IRJ RSU Negara. Kegiatan tersebut di monitoring langsung oleh Bupati Jembrana I Putu Artha. Kamis, (04/02)

“Terkait target vaksinasi pertama dan tahap akgir ini, dari puskemas dan juga RSU juga sudah sesuai target, jadi target provinsi bahwa berdarsakan gebyar psrtama hari ini kita berharap sudah selesai semua dari 1.800 orang selesai pada hari ini jangan sampai molor,” ucap Buapati Jembrana I Putu Artha.

Header

7 Oknum Dinas Pajak Pemerintah Kota Bekasi Kena Sidak, Club Tiffaney Bungkam

Ia juga menjelaskan, meskipun besok ada juga gebyar, tapi kita berharap hari ini selesai, memang ada yang tidak boleh divaksin sebanyak 60 orang setelah di skrining tidak lolos vaksin, kalau bila perlu untuk penggantinya dan juga kalau diperbolehkan pejabat yang ada di pemda yang menangani urusan masyarakat agar didahulukan di vaksin melalui 60 yang tidak lolos tersebut.

“Informasi tadi dari pak dokter, untuk besok penganti dari 60 orang tersebut akan divaksin kembali lagi kalau diperbolehkan supaya pejabat di pemda yang melayani urusan masyarakat, agar pelayanan menjadi maksimal.

‘WNA’ Masih Mendominasi Pelanggaran Prokes Di Wilayah Hukum Badung

Sementara itu Plt Direktur RSU Negara dr.I Gusti Bagus Ketut Oka Parwata mengatakan, kita mulai kemarin tanggal 29 Januari 2021 melaksanakan vaksinasi, dan hari ini kita gebyar vaksinasi yang kita pusatkan di Lantai III IRJ RSU Negara, sesuai arahan Provinsi Bali terkait percepatan vaksinasi,

“Jadi targetnya, sisa tenaga kesehatan (nakes) yang belum divaksinasi sebanyak kurang lebih 500 orang bisa tercover dan hari ini dan bisa mencapai target,” terangya.

HUT Kota Tangerang Di KarangTengah Adminduk Sehari Jadi

Oka menjelaskan juga, terkait beberapa nakes yang tidak lolos skrining kalau yang sebelumnya ditunda hari ini bisa di vaksin, dan ada beberapa nakes memang tidak bisa di vaksin secara medis salah satunya ibu menyusui, ibu hamil, yang sudah pernah kena terkonfirmasi Covid-19, dan penyakit lainnya seperti kangker itu semua sebanyak 60 orang totalnya.

“Terkait usulan bapak Bupati, tentang 60 orang nakes yang tidak lolos skrining, nanti kita akan laporkan ke provinsi, terkait sisanya apakah akan ditarik ke provinsi atau diposisikan lagi ketempat yang lain, kita menunggu nanti setelah selesai gebyar ini, dan hasilnya nanti kita laporkan ke provinsi entah itu diposisikan kepada pejabat atau yang lainnya terkait pelayanan masyarakat,” ungkap Oka.

Masih Tersedia Sebanyak 2,500 Kamar di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran

Lebih jelasnya ia mengatakan, untuk vaksin ke dua kita sudah siap untuk pendataan seblumnya, kita sudah input data nakes diketahui sebanyak 1.788 nakes dan kita mendapatkan vaksin sebelumnya berjumlah 3.720 vial vaksin, tutup Oka Parwata. (SUB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *