FWJ Korwil Selatan Bersama GP Ansor Banser Jak Sel Adakan Penyemprotan Desinfektan Serta Bagi-Bagi Masker

Diposting pada 1 views

Jakarta Selatan,Persindonesia.com
Untuk memutus mata rantai Covid-19 FWJ ( Forum Wartawan Jakarta ) Korwil Jakarta Selatan bersinergi dengan Gerakan Pemuda Ansor – Banser Pimpinan Cabang Jakarta Selatan, dan 3 Pilar melaksanakan giat penyemprotan Desinfektan serta membagikan masker di lingkungan Rt di Kampung Tangguh Jaya RW 05 Kalibata Pulo, kelurahan Kalibata Kecamatan Pancoran Jakarta Selatan. Dimana kampung Tangguh Jaya berada di rumah Pak Maskur RT 09 yang menjadi wilayah terdampak Virus Covid-19 termasuk dan sempat berada di Zona Merah, hari Senin Tanggal 8 Febuari 2021 Pukul 10.00 wib.

Upaya itu dilakukan untuk memutus mata rantai sebaran virus Covid-19 dan antisipasi ancaman serangan virus lainnya.  Sasaran penyemprotan pada rumah rumah warga, jalan umum, dan fasilitas umum.

Pada Tanggal 29 Januari 2021 Jumlah KK dari Rt 01 Sampai Rt 15 ada 2288 kk, yang terdampak Covid 19
01/ Rt 01 ada 1 warga positif Covid 19 dan 1 Isolasi Mandiri.
02/ Rt 03 ada 3 warga positif Covid 19 dan 3 isolasi mandiri.
03/ Rt 07 ada 5 warga positif covid 19, 1 warga isolasi RS dan 3 warga isolasi mandiri.
04/ Rt 08 ada 1 warga positif covid 19 dan 1 warga Isolasi mandiri.
O5/ Rt 09 ada 3 warga positif covid 19, 1 warga Isolasi RS dan 2 warga isolasi mandiri.

” kami dari Forum Wartawan Jakarta korwil Jakarta Selatan mengucapkan Terima kasih kepada Ansor serta Banser, Kelurahan Kalibata, Kecamatan Pancoran dan Polsek Pancoran yang diwakilkan oleh Kanit Bimas yang mau membantu atau Sinergi atas kegiatan yang kami laksanakan, semoga dengan adanya kegiatan kali ini bisa membantu warga Kalibata Pulo, terima kasih juga kepada RW dan RT yang juga sudah membantu kami hingga terlaksana kegiatan penyemprotan dan pembagian masker, apa bila ada kekurangan kami mohon maaf, “tutur Edo ( wakil FWJ Korwil Jak Sel ).

Kasatkorcab Banser PC Jakarta Selatan Chaerrudin  mengatakan, “jadi untuk kegiatan GP Ansor sendiri cukup padat seperti di Jagakarsa, saat ini zona merah rekan rekan kami di bagi bagi untuk melakukan kegiatan penyemprotan. Tapi bagaimanapun kami siap untuk membantu dan mendukung pemerintah untuk mengurangi dan menekan penyebaran virus Covid-19. FWJ dan Ansor-Banser baru bersinergi jadi kami memohon maaf apabila dalam pelaksanaan teknisnya terdapat kesalahan dan kekurangan. Untuk wilayah zona merah dapat kembali normal dan kita dapat beraktifitas kembali “.

Ia menyebut, FWJ  dan Banser juga melakukan sosialisasi  terkait rencana pemerintah melakukan vaksinasi, meyakinkan kepada masyarakat bahwa vaksin Covid-19 tidak berbahaya sepanjang dilakukan sesuai tahapan dan prosedur tetap kesehatan, “ujar Chaerrudin.

“Kami sampaikan juga bahwa vaksin itu tidak berbahaya, justru bisa mencegah penyebaran Covid, karena kekebalan tubuh meningkat, hal ini kami dapat penjelasan dari pihak pemerintah sehingga kita sampaikan kepada masyarakat, Gerakan Disinfeksi dan berbagi masker ini sebagai bagian ikhtiar FWJ dan Banser untuk turut serta melakukan pencegahan virus Corona, “tutup Chaerrudin.

“Saya mewakili Kapolsek Pancoran mengucapkan terima kasih sebesar besarnya dengan adanya kegiatan kali ini kepada FWJ serta Ansor-Banser dan kepada lurah, RT, RW dan yang lain lain yang ada dilokasi ini, mari kita bersama sama bekerja untuk memutus mata rantai covid-19, harapan semoga di wilayah hukum Polsek Pancoran bisa menjadi aman, nyaman dan damai serta bisa menurunkan dari Zona Merah menjadi Zona Kuning dan terus menjadi Zona Hijau” tutur Wakapolsek Sarjono.

” Saya mengucapkan trimakasih untuk FWJ ( Forum Wartawan Jakarta )yang sudah berkolaborasi dengan  Ansor-Banser di kampung tangguh RW 05. Semoga kegiatan ini selalu mendapat keberkahan dari Allah SWT. Penurunan  Covid-19 dan insyaa Allah Covid-19 dapat berlalu juga dari negara kita Indonesia, Semoga kegiatan ini dapat dilakukan di tempat yang lain juga.Terutama di zona zona merah di kawasan DKI Jakarta. Data dari dinas kesehatan DKI Jakarta ada 25 kelurahan  di DKI zona merah bahwa RW dikatakan zona merah apabila ada 10 terpapar Covid-19. Jadi kalo belum 10 kasus belum dinyatakan zona merah. Kita semua sama sama bekerja baik dari unsur Polri TNI satpol PP, FKDM, RT RW  dan para gugus tugas terus berjuang untuk menekan angka penyebaran virus covid-19, ” tutur Maman Lurah kalibata.
(Andy.S)

395380login-checkFWJ Korwil Selatan Bersama GP Ansor Banser Jak Sel Adakan Penyemprotan Desinfektan Serta Bagi-Bagi Masker

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *