Terapi Plasma Konvalesen Digelar Kodim Jembrana, Upaya lawan Covid 19

Diposting pada 0 views

Persindonesia.com Jembrana – Memperingati HUT Korem 163 WSA Ke 60 Tahun, Kodim 1617 Jembrana bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Bali menggelar kegiatan donor darah dan donor plasma kovalesen. Acara berlangsung di Gedung Serba Guna Auditorium Jalan Sugianyar Kelurahan Dauhwaru Jembrana, Selasa (09/02/2021)

Digelarnya donor darah dan donor plasma konvalesen tersebut sebagai wujud kepedulian TNI untuk kemanusiaan ditengah Pandemi Covid -19 saat ini. Dimana saat ini kebutuhan darah terutama plasma darah terus meningkat.

Donor darah dan donor plasma darah konvalesen yang digelar oleh Kodim 1617 Jembrana dhadiri Dandim 1617 Jembrana Letkol Inf Hasrifuddin Haruna beserta Forkopimda Jembrana, Kasdim 1617 Jembrana, Para Danramil dan Perwira Staf Kodim 1617 Jembrana. Sementara untuk peserta donor berasal dari Personel Kodim 1617 Jembrana, Personel Yonif Mekanis 741/GN, Personel Polres Jembrana, Personel Sat Pol PP Jembrana, Personel Pemadam Kebakaran Jembrana serta masyarakat umum. Tentunya kegiatan donor darah tersebut sudah dilaksanakan dengan mempedomani standart protokol kesehatan.

Jajaran Polres Tangsel Berhasil Ungkap Kasus Pemalsuan Dan Peredaran Uang Palsu

Dihadapan awak media Dandim 1617 Jembrana Letkol Inf Hasrifuddin Haruna menjelaskan donor darah dan donor plasma konvalesen digelar oleh Kodim 1617 Jembrana guna memperingati HUT Korem 163 Wira Satya yang pelaksanaannya merupakan hasil kerjasama Kodim 1617 Jembrana dengan instansi terkait dan melibatkan masyarakat umum.

“Kita secara rutin mengelar kegiatan donor darah sebagai bagian dari kegiatan kemanusiaan, nantinya darah yang terkumpul akan disumbangkan untuk stok darah PMI di Kabupeten Jembrana” Jelas Dandim Haruna

Lebih lanjut, Dandim Jembrana menerangkan untuk donor plasma konvalesen di inisiasi sesuai arahan dari pimpinan. Dimana hal tersebut ditujukan bagi mereka yang telah dinyatakan sembuh dari Covid 19 dan bersedia menyumbangkan plasma darahnya. Plasma darah tersebut nantinya akan digunakan untuk membantu penyembuhan bagi mereka yang masih positif Covid-19 dengan status stadium tinggi (kategori berat).

Polda Bali Ungkap Dua Jaringan Internasional Kejahatan Skiming

“Terapi plasma konvalesen merupukan salah satu cara mengatasi Covid-19 diluar upaya preventif yang telah di lakukan dan diupayakan oleh pemerintah melalui vaksinasi” Lanjut Dandim Haruna.

Diketahui dari 40 orang calon peserta donor darah konvalesen setelah melalui tahapan screning ketat oleh tim dokter PMI Provinsi Bali dinyatakan hanya sebanyak 2 orang yang memenuhi syarat untuk diambil plasma darahnya. Dari 2 orang tersebut 1 orang berasal dari TNI dan 1 orang dari masyarakat. Sedangkan bagi peserta yang tidak memenuhi syarat selanjutnya diarahkan untuk melaksanakan donor darah biasa.

Sementara itu donor darah biasa diikuti oleh 47 orang peserta. Dari jumlah peserta yang mendonorkan darahnya tim dokter PMI Provinsi Bali berhasil mengumpulkan golongan darah A sebanyak 8 kantong, golongan darah B sebanyak 14 kantong dan golongan darah O sebanyak 20 kantong. Sementara untuk golongan darah AB terkumpul sebanyak 5 kantong.

PT Sewangi Sejati Luhur nyatakan sudah pasilitasi perkebunan masyarakat 20% dari HGU 6700Ha

Kegiatan ini merupakan upaya nyata TNI khususnya Kodim 1617 Jembrana dalam mengatasi Pandemi Covid-19, selain upaya penegakan Protkes pada masyarakat dan pelaku usaha. Demikian kata Dandim Haruna.

Sementara itu UTD PMI Prov Bali dr. Chandra Indriasari menambahkan, yang tidak lolos skrining kemarin kebanyakan dikarenakan titer antibodi covidnya tidak mencapai standar titer yang diharapkan, untuk bisa memberikan efek terafi kepada pasien, ada titer tertentu yang tercapai minimal 1 per 80 tapi yang kemarin skrining itu titernya sangat lemah.

“Penyebab yang lain adalah adanya riwayat penyakit jadi biasnya kalau ada komorbit tidak diijinkan seperti punya riwayat diabetes atau yang ada keluhan seperti flu, kita tidak ijinkan, darah yang kita berikan kepada pasien harus aman dan berkuwalitas,” ucap Chandra.

Akibat Minuman Keras Karena Salah Paham, Kadek Dipukul Hingga Tewas

Lebih jelasnya ia mengatakan, peserta yang ikut donor plasma kali ini bisa nantinya ikut lagi, setelah 2 Minggu mereka bisa ikut lagi, ada salah satu peserta di Denpasar sudah sampai sekitar 100 kali ikut donor plasma ini, tutup dr. Chandra

(Sub/Dar)

396140login-checkTerapi Plasma Konvalesen Digelar Kodim Jembrana, Upaya lawan Covid 19

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *