Terkait Kewarganegaraan Bupati Sabu Raijua Terpilih, Cornelis : Dia Tidak Memberikan Data Dengan Jujur

Diposting pada 2 views

Landak, Persindonesia.com
Pilkada serentak tahun 2020 telah berlalu hampir 2 bulan, namun ternyata masih menyisakan beberapa polemik salah satunya \olemik mengenai status Kewarganegaraan Bupati terpilih Kabupaten Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur (NTT), Orient P Riwu Kore belum berakhir.

Mengenai hal ini Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Dapil Kalimantan Barat I Drs. Cornelis, MH angkat bicara terkait status kewarganegaraan Bupati Kabupaten Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terpilih.

Kepada awak media Cornelis mengatakan bahwa perdebatan ini sangat sengit yaitu masalah Bupati Kabupaten Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terpilih adalah seorang warga Negara Amerika serikat.

“Kemungkinan besar Bupati Kabupaten Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terpilih ini memiliki dua warga kenegaraan. Tapi Negara Kesatuan Republik Indonesia tidak menggunakan dua unsur Dwi kewarganegaraan,” jelasnya dikutip Persindonesia.com dari laman resmi Drs. Cornelis, M.H. Center, Selasa (09/02/2021)

Anggota Komisi II DPR RI ini juga menyampaikan bahwa banyak yang menyalahkan KPU, Dukcapil atau pun menyalahkan pihak lain, tapi sebenarnya adalah kesalahan vatal itu dari yang bersangkutan, karena yang bersangkutan tidak memberikan data dengan jujur.

“Nah, kalau dia Bupati terpilih Kabupaten Sabu Raijua, NTT tidak jujur memberikan data baik pada RT, Desa/lurah, Camat sampai dengan Dukcapil, dia lah yang bertanggung jawab terhadap polemik ini. Hal ini yang dikatakan melanggar undang-undang administrasi kependudukan, berati yang bersangkutan memberikan keterangan palsu. Dengan keterangan palsu ini, yang bersangkutan sudah melanggar undang-undang tindak pidana umum,” terangnya

Tidak mungkin KPU mengecek kemana-kemana demikian juga Bawaslu Sambung Cornelis, karena ketika diumumkan secara terbuka bahwa calon tetap sudah disampaikan kepada masyarakat. Seyoganya masyarakat yang tau bisa memberitahukan kepada Bawaslu maupun kepada KPU tetapi hal ini tidak pernah tersampaikan. Setelah Bawaslu menyurati kedutaan besar Amerika serikat baru ketahuan bahwa Bupati Kabupaten Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terpilih memiliki Dwi Kewarganegaraan.

“Kalau menurut pendapat saya pribadi sebagai anggota DPR RI Komisi II yang bersangkutan dibatalkan menjadi Bupati Terpilih Kabupaten Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur (NTT). Tetapi proses hukum tetap berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku dikarenakan yang bersangkutan telah memberikan keterangan palsu atau memberikan keterangan tidak benar dan itu adalah tindakan yang tepat,”tutup Cornelis (a.m)

 

 

397730login-checkTerkait Kewarganegaraan Bupati Sabu Raijua Terpilih, Cornelis : Dia Tidak Memberikan Data Dengan Jujur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *