Agam : Komponen Penggunaan & 10 Larangan Dana BOS 2021 Akan Menjadi Acuan Prioritas DPC JPKPN Bondowoso Mengawal Suksesnya PTM Sesuai Prokes

Diposting pada 0 views

Bondowoso, Persindonesia – Seperti yang dilansir pada salah satu media online yang dijabarkan bahwa dalam webinar “Pengelolaan Dana BOS untuk Persiapan Pembelajaran Tatap Muka” yang ditayangkan di channel Youtube Direktorat Sekolah Dasar Kemendikbud, Tora Adikara dari Setditjen PAUD Dasmen Kemendikbud mengatakan,

Penggunaan dana BOS harus di prioritaskan sesuai kebutuhan sekolah, termasuk untuk melengkapi daftar periksa pembelajaran tatap muka.

Komponen Penggunaan tersebut sebagai berikut :
1. Penerimaan peserta didik baru.
2. Pengembangan perpustakaan.
3. Pelaksanaan kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler.
4. Pelaksanaan kegiatan asesmen atau evaluasi pembelajaran.
5. Pelaksanaan kegiatan sekolah.
6. Pengembangan profesi pendidik dan tenaga kependidikan.
7. Pembiayaan langganan daya.
8. Pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah.
9. Penyediaan alat multimedia pembelajaran
10. Penyelenggaraan kegiatan peningkatan kompetensi keahlian.
11. Penyelenggaraan kegiatan dalam mendukung keterserapan lulusan.
12. Pembayaran honor.

Dan dalaam rilisan tersebut juga disebutkan Larangan penggunaan Dana Bos 2021, yakni:

1. Dilarang melakukan transfer dana BOS reguler ke rekening pribadi atau lainnya untuk kepentingan penggunaan dana BOS reguler.
2. Dilarang menggunakan dana BOS untuk kepentingan pribadi seperti meminjamkan kepada pihak lain.
3. Dilarang membeli perangkat lunak untuk pelaporan keuangan BOS reguler atau perangkat lunak lainnya yang sejenis.
4. Dilarang menyewa aplikasi pendataan atau aplikasi PPDB dalam jaringan.
5. Membiayai kegiatan yang tidak menjadi prioritas sekolah.
6. Pihak sekolah dilarang menggunakan dana BOS untuk membiayai kegiatan yang berkaitan dengan iuran atau membeli pakaian seragam dan sepatu bagi guru atau peserta didik untuk kepentingan pribadi yang bukan inventaris sekolah.
7. Pihak sekolah juga dilarang menggunakan dana BOS untuk prasarana sekolah dengan kategori kerusakan sedang dan berat, membangun gedung atau ruangan baru.
8. Tidak diperbolehkan investasi instrumen untuk mendanai kegiatan seperti ikuti pelatihan, sosialisasi dan pendampingan terkait program dana BOS reguler yang diselenggarakan lembaga di luar dinas dan atau kementerian.
9. Dilarang membiayai kegiatan yang telah dibiayai secara penuh dari sumber dana pemerintah pusat, pemerintah daerah atau sumber lain yang sah.
10. Dilarang juga menggunakan dana BOS reguler untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu menjadi distributor atau pengecer pembelian buku kepada peserta didik sekolah yang bersangkutan.

Gambar : Istimewa

Namun bagi orang tua yang tidak setuju anaknya untuk mengikuti PTM, tetap akan difasilitasi dengan metode daring ataupun hal lainnya yang memang sesuai dengan kondisi new normal.

Dalam hal sarana dan prasarana untuk PTM pihak sekolah wajib mempersiapkan seperti ketersediaan wastafel cuci tangan.

Seperti yang disampaikan oleh Direktur Promkes dan Pemberdayaan Masyarakat Kementerian Kesehatan Imran Agus Nurali mengatakan, satuan pendidikan dapat mengisi daftar tilik pengawasan dan pembinaan penerapan protokol kesehatan pembelajaran tatap muka, di mana pedomannya sesuai yang diberikan dari Kemenkes.

Dan dalam hal ini, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim menegaskan, meski dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tahun anggaran 2021 dapat digunakan secara fleksibel, namun Dana BOS diprioritaskan digunakan untuk memenuhi daftar periksa pembelajaran tatap muka (PTM).Jumat (19/3/2021).

Tentunya, saya beserta seluruh tim jaringan pendamping (JPKPN) di 23 Kecamatan akan menjadikan apa yamg sudah dijabarkan oleh Pemerintah diatas tentang penggunaan BOS dan larangannya serta pelaksanaan PTM yang sesuai prokes di Kabupaten Bondowoso” tutur Agam (TIM)

477810login-checkAgam : Komponen Penggunaan & 10 Larangan Dana BOS 2021 Akan Menjadi Acuan Prioritas DPC JPKPN Bondowoso Mengawal Suksesnya PTM Sesuai Prokes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *