Jeritan Musisi Rock ditengah PAGEBLUG Covid-19

Diposting pada 1 views

SURABAYA,persindonesia,- Beberapa Musisi Rock Surabaya berkumpul dalam balutan nuansa hangat kekeluargaan, bertempat di Eligio Cafe Jl. Penataran no. 5 Surabaya, Minggu, 28 Maret 2021.

Dalam kesempatan ini, wartawan persindonesia.com sempat bincang2 dengan satu dari sekian banyaknya musisi yang hadir.

Andris Agvian vocalis Crossover Classic Rock menyampaikan tentang PPKM yang sangat memberatkan bagi para musisi yang mengais rejeki dari keramaian pengunjung outlet cafe di malam hari.

Meskipun sekarang sudah agak menggeliat namun pendapatannya masih jauh dari cukup, karena banyak outlet cafe yang mempersilahkan perform tapi tidak ada fee dari pemilik outlet cafe, Hanya mengandalkan saweran dari para pengunjung.

Pembatasan waktu buka outlet cafe yang di terapkan oleh pemerintah hanya sampai jam 20.00 terkait dengan PPKM, sangat mempengaruhi pendapatan, yang jadi pertanyaan apa bedanya siang sama malam, siang pasar, mall masih boleh buka malamnya di batasi waktunya, kalau hanya untuk protokol kesehatan bedanya di mana? Bagi para musisi yang mencari penghasilan dari menghibur pengunjung cafe yang bukanya malam hari dan pengunjung biasanya datang setelah lepas kerja.

Harapannya ke depan kondisinya bisa normal kembali dari jam jam kemaren bisa main sampe jam satu karena audience datangnya rata rata malam klo sore jarang sekali, apalagi sebentar lagi Ramadhon, harus libur lagi, kita semua bisa nangis, sekarang saja sudah banyak kawan kawan musisi yang menjual alatnya untuk bisa tetap bertahan,: Keluh Andris mengakhiri perbincangan

Malam itu hadir pula Cak Pardi, gitarisnya penyanyi Gombloh yang ikut perform melantunkan lagu ciptaannya sendiri dengan Judul PAGEBLUG. (Uthe)

493050login-checkJeritan Musisi Rock ditengah PAGEBLUG Covid-19

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *