Ketua Fraksi Gerindra DPRD Jembrana Ketut Sadwi Darmawan
Ketua Fraksi Gerindra DPRD Jembrana Ketut Sadwi Darmawan

Dewa Ratu! Disinyalir Penyaluran BPNT Hanya Dinikmati Oleh Oknum Pemilik Modal Besar di Jembrana

Diposting pada 4 views

Persindonesia.com Jembrana – Terkait program sembako untuk masyarakat tidak mampu yang sering disebut Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) bantuan tersebut diberikakan pemerintah pusat kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) diduga penyalurannya dikelola oleh segelintir orang.

Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Fraksi Gerindra DPRD Jembrana Ketut Sadwi Darmawan didampingi Sekretaris Komisi III Gusti Putu Wiradi, mendesak agar pihak pemerintah ataupun eksekutif segera mengevaluasi terkait penyaluran BPNT yang melibatkan pelaku usaha atau UMKM lokal dimasing-masing wilayah. Kamis (01/04)

Aksi Coboy Pengendara Fortuner di Duren Sawit Jaktim Telah Diamankan Polisi

“Bantuan untuk KPM, pemerintah pusat melalui E Warong mengeluarkan dana hingga 1 Miliar lebih setiap bulannya untuk membantu masyarakat dimasa pandemi ini agar perekonomian masyarakat bisa sedikitnya berjalan atas bantuan tersebut,” ujar Sadwi.

Ia melanjutkan sesuai Permensos No 11 tahun 2018 tentang penyaluran dan pengelolaan BPNT kepada KPM dengan program E-warung bisa memberdayakan perekonomian masyarakat di wilayahnya dan bukan dari luar daerah.

Pasca Teror, Densus 88 Tangkap Dua Teroris Jaringan JI dan JAD Di Jatim

“Jumlah penerima PKM BPNT se Kabupaten Jembrana sudah mencapai 5.354 orang KK, mereka berhak setiap bulannya mendapatkan paket sembako senilai 200 ribu rupiah melalui E Warong yang ditunjuk bank penyalur,” ungkap Sadwi.

Sadwi mengungkap, disinilah kami menduga ada yang berburu di kebun binatang, beberapa oknum ada yang mencari keuntungan dalam hal ini, sehingga sasaran bantuan pusat tidak tepat sasaran, “dalam setahun miliaran rupiah didominasi oleh pemilik modal besar,” tegasnya.

Mahasiswa dan Mekanik Bengkel Beli Sabu Secara Patungan Dibekuk Polisi

Lanjutnya, dengan anggaran miliaran rupaih semestinya pelaku UMKM yang tergabung dalam program E Warong seharusnya mampu memperdayakan masyarakat sekitar dengan cara membeli hasil petani, peternak dan nelayan serta hasil di wilayah atau lingkungan PKM BPNT masing-masing.

“Hendaknya ini yang lebih dibangkitkan bukan malah di monopoli oknum tertentu yang mempunyai modal besar, sejatinya setiap desa atau kelurahan sudah ada Kelompok Wanita Tani (KWT),” Imbuh Sekretaris Komisi III Gusti Putu Wiradi.

Wagub Cok Ace:Pramuka Agar Selaraskan Program dengan Visi Misi Pemerintah

Lebih jelasnya ia mengatakan, permasalahan ini seharusnya segera ditindaklanjuti agar tidak secara terus menerus terjadi penyimpangan sehingga menguntungkan pihak yang mempunyai modal besar dalam hal ini.

“Saya berharap Bapak Bupati Jembrana I Nengah Tamba bisa menyikapi permasalahan ini melalui OPD terkait agar bantuan untuk masyarakat tepat sasaran, penerima memang benar-benar layak mendapatkan,” tutup Wiradi. (Subiksa)

 

500920login-checkDewa Ratu! Disinyalir Penyaluran BPNT Hanya Dinikmati Oleh Oknum Pemilik Modal Besar di Jembrana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *