Timbunan Sampah vs Bantuan Dana, Kisah Kelam Kekinian Desa Tamanan

Diposting pada 4 views

Bondowoso, Persindonesia – (17/04) Sampah kembali lagi menggunung di desa Tamanan setelah awal bulan sebelumnya berkat koordinasi dan komunikasi Kepala DLHP dengan Ketua PAC JPKPN Tamana, sayangnya Kepala Desa diduga sudah tidak lagi memperhatikan keadaan desanya sejak mendekati masa pilkades yang tinggal beberapa bulan mendatang, terlihat dengan membiarkan sampah menggunung dan selokan tersumbat.

Belum lagi masalah yang sedang bergulir di kejaksaan tinggi masih belum kelar, kini sebagai Kepala Desa diduga tidak memiliki kapasitas memimpin desa dengan membiarkan keadaan desa Tamanan yang sangat memerlukan perhatian seperti Sampah yang memggunung dan tentunya akan mengakibatkan dampak timbulnya penyakit.

Fokus Kepala Desa saat ini diduga hanya menunggu bantuan turun yang baru saja diajukan berupa dana bantuan untuk Desa.

Diduga kuat bantuan dana sekitar kurang lebih antara 70 – 75 juta rupiah entah untuk program UMKM atau untuk penguatan BUMDes masih belum jelas keperuntukannya, namun awak media akan segera turun bersama Ormas JPKPN Kabupaten sesuai dengan info dari masyarakat untuk memastikan bantuan yang diajukan oleh beberapa kepala desa di Bondowoso dalam pertemuan yang diperkirakan di Kota Apel.

Entah, mengapa fokus Kepala Desa diduga lebih cenderung kepada bantuan ketimbang perhatian ke desanya dengan bukti membiarkan sampah menggunung tanpa melakukan solusi apapun apalagi mengingat dana pembangunan tempat sampah pada tahun 2019 – 2020 hingga kini belum jelas penggunaannya, pungkas Agam, Ketua DPC JPKPN Bondowoso. (17/04)

Hingga berita ini dimuat, awak media akan turun senen untuk klarifikasi informasi terkait sampah yang menggunung dan bantuan dana tersebut (TIM)

531560login-checkTimbunan Sampah vs Bantuan Dana, Kisah Kelam Kekinian Desa Tamanan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *