Ashram Krishna Balaram Padang Galak Ditutup Desa Adat Kesiman

Diposting pada 62 views

Persindonesia.com Denpasar – Masa dari warga Desa Adat Kesiman Denpasar dan dari terdiri 40 elemen ormas, paguyuban, yayasan dan sanggar seni budaya Bali mendatangi dan langsung menutup Asram Krishna Balaram yang terletak di wewidangan (wilayah) desa adat setempat, tepatnya di Jalan Pantai Padang Galak, Kesiman, Denpasar, Minggu (18/4).

Berpedoman dengan Perda Nomor 4 tahun 2019 tentang Desa Adat dan Surat Keputusan Bersama PHDI-MDA Provinsi Bali warga Desa Adat Kesiman dan beberapa elemen masyarakat Denpasar yang dipimpin oleh Jro Bendesa Adat Kesiman Made Wisna mengrudug asrama tersebut.

BNSP Latih Assesor Wartawan, Dewan Pers Dilarang Sertifikasi Wartawan

Ashram Krisna Balaram yang terletak Jalan Pantai Padang Galak tersebut memang sudah lama beroprasi dengan dalih belajar weda, ashram tersebut diduga sudah menyimpang dan menjadi tempat belajar dan praktik penganut sampradaya Hare Krishna yang sudah jelas dilarang dalam Surat Keputusan Bersama Parisada Hindu Dharma Indonesia dan Majelis Desa Adat Provinsi Bali (SKB PHDI-MDA Prov. Bali).

Sementara itu menurut penjelasan Jro Bendesa Adat Kesiman I Made Wesna mengatakan, alasan kami datang kesini dikarenakan kontek belajar dengan berdalih belajar weda, mereka sudah jelas menggunakan cara-cara sampradaya yang tak lazim dan menyimpang dari ajaran Hindu di Bali.

Warga Desa Woro Apresiasi Kinerja Satgas Zeni TNI Perbaiki Jembatan di Desanya

“Setelah kami melakukan pemeriksaan kartu identitas penghuni asrama, kami langsung mengambil tindakan penutupan asrama tersebut dikaremkan ritual yang dilakukan sangat bertentangan dengan

Setelah memastikan dan melakukan pemeriksaan kartu identitas penghuni asrama, Jero Bendesa Adat Kesiman I Made Wisna bersama Prajuru Pecalangnya mengambil tindakan menutup asrama tersebut. Alasan penutupan menurut Jero Bendesa, bahwa ritual yang dilaksanakan di tempat tersebut bertentangan dengan dresta (aturan kebiasaan) Adat Bali.

Anggota Korem 045/Garuda Jaya melaksanakan Rikkes Berkala

“Jika masih membandel kami akan kenakan sanksi adat. Kami sudah serahkan surat penutupannya dan Pecalang serta masyarakat kami akan mengawasi aktivitasnya,” tegas Jro Bendesa

Diketahui berawal dari utusan pihak ashram datang untuk meminta izin menggunakan Setra Adat Kesiman untuk melaksanakan upacara pembakaran jenazah untuk bakta (pengikut) dari Ashram mereka. Permohonan mereka ditolak oleh desa adat.

Perpanjangan PPKM Mikro, Babinsa 02/Matraman Bersama Tiga Pilar Terapkan Prokes

“Dari sinilah, memantik keinginan dari Desa Adat dan Prajuru untuk melihat lebih jauh aktivitas di dalam Ashram yang selama bertahun-tahun ada di wilayah Desa Adat Kesiman. Apa yang menjadi kecurigaan pihaknya ternyata benar, telah terjadi banyak penyelewengan kegiatan ritual dresta adat Bali di Ashram tersebut,” terangnya. (Sub/ed27)

537210login-checkAshram Krishna Balaram Padang Galak Ditutup Desa Adat Kesiman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *