Satu Ekor Anjing Mengigit 7 Warga Banjar Anyar Sari Kangin

Diposting pada 2 views

Persindonesia.com Jembrana – Sebanyak 7 orang warga Banjar Anyar Sari Kangin, Desa Nusasari korban digigit anjing rabies, menariknya hanya 1 ekor anjing sudah mengigit 7 orang warga.

Diketahui pemilik anjing tersebut bernama Ni Ketut Marni merupakan warga Banjar Anyar Sari Kangin, Desa Nusasari, Kecamatan Melaya, Jembrana yang juga ikut digigit anjingnya sendiri.

Sebaiknya Pemkab Melawi Segera Menyiapkan Tempat Pemakaman Khusus Untuk Korban Meninggal Dunia Akibat Covid-19

Tim Respon Cepat Kasus Rabies Pertanian dan Pangan Kabupaten Jembrana di pimpin oleh Kabid Sekwan dan Vesmafet drh. I Wayan Widarsa mendapat informasi terkait adanya kasus positif rabies di Desa Nusasari. Sebanyak 4 tim yang diturun langsung menyasar 4 Banjar. Selasa (27/04)

Menurut pemilik anjing yang bernama Ni Ketut Marni saat ditemui awak media mengatakan, dirinya digigit anjingnya sendiri ditangan kanan pada saat memberi makan.

Gubernur Koster Resmikan Gedung MDA Kabupaten Karangasem

“Sebelumnya anjing saya sudah diikat di kebun, pada saat saya beri makan ajingnya langsung mengigit tangan saya,” ujarnya.

Atas gigitan anjingnya, dirinya langsung membawa ke Puskesmas Melaya,” sudah saya berobat ke Puskesma dan dikasi suntikan vaksin rabies,” pungkasnya.

Pasien Asal Sintang Meninggal karena Corona dan Langsung Dimakamkan

Sementara itu Kabid Sekwan dan Vesmafet drh. I Wayan Widarsa yang memimpin kegiatan tindakan eliminasi selectif di Banjar Anyar Sari Kangin Desa Nusasari mengatakan, kami dari Bidang Keswan seijin bapak Kadis mendapat informasi dari warga terjadi kasus rabies di Desa Nusasari khusus di Banjar Anyar Sari Kangin

“Berawal anjing ini menggigit pada tanggal 23 April 2021 sebanyak 4 orang, lalu dibunuh, dikarenakan mengigit lebih dari dua orang kami curiga ada apa dengan anjing tersebut,” ujarnya.

Pesan Khofifah Gubernur Jatim kepada Indrata Bayuaji Bupati Pacitan

Atas kejadian tersebut, lanjut Widarsa, kami langsung mengambilan sample,  kemarin pada hari Senin (26/04) data kirim samplenya ke Balai Besar Veteriner Denpasar dan sorenya keluar hasil positif.

“Terkait hal tersebut teman kita yang ada di Kecamatan Melaya langsung sore harinya bergerak ke desa untuk memberikan informasi ke warga bahwa sample yang dikirim tersebut hasilnya positif, sehingga ada kewaspadaan kepada warga disana,” uraiannya.

Launching SP2HP Online, Kapolri: Semoga tidak Ada Lagi Sumbatan Komunikasi

Sampai kemarin, imbuh Widarsa, kami mendapat data anjing kecil tersebut sudah menggigit sebanyak 7 orang warga, anjing tersebut berumur sekitar 6 atau 7 bulan dan di ikat oleh pemiliknya di kebun, kemungkinan ada anjing liar yang mendatangi anjing tersebut.

“Untuk merespon kegiatan tersebut, kami menurunkan tim vaksinasi sebanyak 4 tim yang menyasar 4 banjar di Desa Nusasari ini, dengan harapan bisa menekan terjadinya penyebaran virus,” jelasnya.

BakSos LMPP MADA Jatim & MarCab Kab. Malang Kepada Korban Gempa Malang

Disamping itu juga, lanjut Widiarsa, kita lanjutkan tindakan eliminasi selectif dengan tujuan untuk mengurangi penyebaran pada anjing yang sempat kontak dengan anjing yang positif, dan kumudian anjing liar yang tidak bisa yang dipegang untuk di vaksinasi

“Di Desa Nusasari estimasi populasi anjing sebanyak 762 ekor, harapan kita tim yang kita turunkan pada hari ini minimal 80 persen dapat memvaksin ajing tersebut, itu merupakan daya pengaman virus untuk tidak menyebar, kalau pun virus itu sempat menyebar, setelah divaksin anjing tersebut akan mati sendiri,” ungkapnya.

Hari Otonomi Daerah ke XXV, Wapres RI Ajak Kepala Daerah Kompak Memutus Mata Rantai Covid-19

Lebih jelasnya Widiarsa mengatakan, dalam hal ini kita dibantu juga oleh warga setempat untuk menvaksin anjing warga, serta relawan dari desa yang merupakan anggota perbakin membantu eliminasi selektif.

“Dari hasil respon kasus positif rabies di Desa Nusasari pada hari ini vaksinasi rabies terhadap anjing warga sebanyak 602 ekor, yang di eliminasi selektif sekitar 12 ekor, dan 1 sample akan dikirim ke Balai Besar Veteriner Denpasar,” tutupnya. (Sub)

 

555560login-checkSatu Ekor Anjing Mengigit 7 Warga Banjar Anyar Sari Kangin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *