Kerumunan Dengan Sound Sistem Di Mangli Jember Melanggar Prokes Covid-19 Dan Sangat Mengganggu Masyarakat, Terkesan Terjadi Pembiaran

Diposting pada 15 views

JEMBER,Persindonesia – Sungguh mengherankan, adanya kegiatan kerumunan dengan sound sistem yang keras di desa dawuhan mangli kecamatan sukowono. Pasnya di pertigaan jalan menuju arah ke desa mengen, kec tamanan. Sebelah timur balai desa dawuhan mangli terkesan  dibiarkan.

Pemkab Jember dan pihak APH kabupaten Jember serta satgas covid terkesan menutup mata atas kerumunan dan tidak ada tindakan tegas.

“Kerumunan dengan Sound sistem di desa dawuhan mangli sukowono jember, abaikan kebijakan Prokes Pemerintah Pusat dan Presiden.
Entah kemana Pemerintah setempat terkesan dilakukan pembiaran ? ” (Warga Inisial S)

Acara tersebut di lakukan malam hari sekitar pukul jam 9 malam sampai tengah malam, bahkan hingga waktu Sahur.

Di bulan puasa seperti ini sangat mengganggu bagi masyarakat yg istrhat sesudah sholat tarawih untuk bangun di saat sahur.

Pemerintah jember. Khusunya Bupati jember dan Pihak Berwajib beserta satgas covid dan aparatur desa setempat harusnya bertindak tegas. Di bulan suci ramadhan ini harus beribadah malah di buat kerumunan.

Tentunya sangat berlawanan dengan kebijakan presiden maupun pemerintahan pusat yang menekan keramaian. Malah melarang mudik untuk memperketat prokes demi mencegah penularan covid 19.

Kerumunan Sound Sistem Jalanan

“Harapan dari Masyarakat Dawuhan Mangli di Lokasi tersebut ada tindakan dari pihak pihak terkait karena maayarakat merasa terganggu” ungkap warga berinisial S yang tidak mau di sebut namanya.

Di malam sabtu malam ini (01/05) berkumpul di dawuhan Mangli hingga tembus pagi mendekati waktu sahur (02/05) dan Kemaren malem (30/4) di jalan2 lewat rombongan salon menuju desa pocangan dan kemirian. Info yang didapat awak media dari warga lainnya yang merasa terganggu.

Jelas, Warga sekitar sangat terganggu sekali jika setiap malam terjadi seperti ini, dan sangat kuatir dengan terjadinya penularan covid 19 sehingga warga memohon dan berharap kepada DPRD kabupaten jember, Bupati dan jajaran forkopimda. Kapolsek sekitar dan lainya agar mengambil tindakan dan mengedukasi rombongan salon tersebut untuk tidak melakukan kerumunan seperti ini.

Demi mensukseskan program presiden beserta pemerintahan pusat dalam rangka menyelamatkan warga negaranya dari penularan covid 19 dan agar masyarakat tidak menganggap aturan2 prokes hanya isapan jempol belaka. (TIM)

566320login-checkKerumunan Dengan Sound Sistem Di Mangli Jember Melanggar Prokes Covid-19 Dan Sangat Mengganggu Masyarakat, Terkesan Terjadi Pembiaran

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *