Putusan Mahkamah Konstitusi, Debt Collector dan Leasing Diancam Kena 3 Pasal Berlapis

Diposting pada 7 views

Bondowoso,Persindonesia – Meningkatnya Penjabelan / penarikan kendaraan oleh oknum deb Collector Leasing dirasakan perlu ada tindakan keras terhadap mereka para oknum Debt Collector yang berkeliaran dan menjabel motor / mobil dengan cara – cara yang terkadang tidak manusiawi.

Mengingat perihal tersebut, sebagaimana pada Putusan Mahkamah Konstitusi tertanggal 06 Januari 2020, Debt Collector dan Leasing Diancam Kena 3 Pasal Berlapis,Putusan MK ini final dan mengikat

Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan leasing dan debt collector tidak bisa menarik atau mengeksekusi motor atau mobil konsumen sebelum melalui pengadilan.

MK memutuskan leasing tidak bisa menarik atau mengeksekusi obyek jaminan fidusia seperti kendaraan atau rumah secara sepihak.

MK menyatakan, perusahaan kreditur harus meminta permohonan eksekusi kepada pengadilan negeri terlebih dahulu.

Kendati demikian, perusahaan leasing tetap boleh melakukan eksekusi tanpa lewat pengadilan dengan syarat pihak debitur mengakui adanya wanpretasi dan sukarela menyerahkan kendaraan.,ingat sukarela gak boleh di dalam tekanan atau paksaan

Polisi Minta Pemilik Melaporkan ke Polres Kalau Ada Kendaraan Yang Diambil Debt Collector atau Leasing Tanpa Putusan Pengadilan

Mahkamah Konstitusi Memutuskan: Sekarang Leasing dan Debt Collector Enggak Bisa Asal Tarik Mobil atau Motor* *Kecuali Syaratnya*

“Sepanjang pemberi hak fidusia (debitur) telah mengakui adanya “cidera janji” (wanprestasi) dan secara sukarela menyerahkan benda yang menjadi obyek dalam perjanjian fidusia, maka menjadi kewenangan sepenuhnya bagi penerima fidusia (kreditur) untuk dapat melakukan eksekusi sendiri (parate eksekusi),” lanjut MK.

Untuk itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus meminta agar pemilik kendaraan segera melapor ke polisi jika motor atau mobilnya dirampas secara semena-mena tanpa melalui pengadilan, “Masyarakat bisa lapor kan ke Polres kalau ada (perampasan) seperti itu,”

Pihak leasing dianggap melanggar hukum jika melakukan perampasan lewat debt collector,apalagi merampasnya di tengah jalan secara paksa

Seperti yang terjadi di Depok, Polres Metro Depok menangkap Dua Debt Collector Setelah Merampas Motor di Jalanan, Malahan Ternyata sering terbukti Motornya Tidak Diserahkan ke Leasing Mereka bahkan dinilai melanggar hukum dan dapat dikenakan pasal berlapis sesuai aksinya dalam melakukan perampasan di Jalanan dan Pasal 378 (penipuan). (TIM)

582220login-checkPutusan Mahkamah Konstitusi, Debt Collector dan Leasing Diancam Kena 3 Pasal Berlapis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *