Ket Poto Kantor Desa Air Kuning
Ket Poto Kantor Desa Air Kuning

Mosi Tidak Percaya Kepada Kelian Banjar Anyar, Warga Grudug Kantor Desa

Diposting pada 0 views

Persindonesia.com Jembrana – Setelah selesai pesta demokrasi Pilkada 2020 Kabupaten Jembrana, sedikit demi sedikit permasalahan timbul di desa, terkait salah satu aparatur desa dalam hal ini kelian banjar ikut berpolitik praktis.

Lelang Proyek Jembatan Melawi Dua Harus Bebas dari Intervensi

Seperti halnya Kelian Banjar Anyar Kampung Keramat, Desa Air Kuning, Jembrana diduga tidak netral dalam pilkada sehingga yang bersangkutan dinilai mengkotak-kotakkan warga sehingga warga Banjar Anyar menggrudug Kantor Desa Air Kuning.

Mereka mendatangi kantor desa dikarenakan mosi tidak percaya terhadap kelian banjarnya. Akibat kedatangan banyak orang Kepala Desa Air Kuning Samsudin sedikit panik, dikarenakan pada saat itu bertepatan di kantor desa diadakan pembagian BLT desa dan vaksinasi Covid-19.

Atas kedatangan warga yang secara mendadak, mereka akhirnya diterima oleh Perebekel didampingi oleh Bhabinkamtibmas Desa Air Kuning Aiptu Usman Arif dan anggota BPD Mariadi.

Salah satu perwakilan dari beberapa warga dan tokoh yang datang, mereka mengharapkan agar Perebekel Air Kuning mempertemukan dan memediasi warga untuk bertemu dengan Kelian Banjar Anyar Ahmad Sidik.

“Seharusnya kelian banjar itu bersikap netral. Tidak berpolitik apalagi menjadi anggota/kader parpol. Banyak lagi dugaan pungli yang dilakukan terhadap warga. Ini ada pernyataan-pernyataan dan saksi. Serta masalah lainnya,” ucap seorang tokoh warga H Daus.

Kami berharap, lanjut H Daus, agar masalah ini segera diselesaikan karena kami sudah dua kali datang ke kantor desa dan ke rumah perbekel. Namun perbekel belum faham juga

Canangkan Candikusuma Sebagai Kampung Kerapu, Bupati Tamba Dorong Sentra Perikanan di Jembrana

Tidak sampai disitu setelah menginginkan masalah ini cepat selesai warga juga menuntut agar kelian banjar segera diberhentikan, mereka takut jika masalah ini terus dibiarkan takutnya nanti warga terkotak-kotak dan suasana tidak kondusif

“Sebenarnya kami menginginkan untuk menyelamatkan dan mengamankan perbekel, dan kami mohon agar masalah ini secepatnya diselesaikan, ujar salah satu warga yang sebelumnya mereka menodorkan surat pernyataan agar perbekel mentanda tangani surat tersebut akan tetapi perbekel menolak.

Terbakarnya Pasar Lelatang, Ditinjau Langsung Bupati Tamba

Ditempat yang sama Perbekel Air Kuning Samsudin mengatakan, dirinya tidak berani memutuskan sendiri karena punya atasan, dan akan koordinasikan dengan atasan. “Selama ini kelian banjar Anyar juga belum pernah menyalahi aturan dan kami perlu waktu menyikapi hal ini,” jelasnya.

Sementara itu Anggota BPD Mariadi berharap permasalahan ini segera diselesaikan agar tidak ada konflik berkepanjangan di masyarakat. (red)

613460login-checkMosi Tidak Percaya Kepada Kelian Banjar Anyar, Warga Grudug Kantor Desa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *