Diduga Terkena ASF, Babi Hutan Mendadak Mati di Pali

Diposting pada 6 views

PALI Sumatera Selatan Persindonesia.com Sejak 2 bulan terakhir secara misterius masyarakat Pali menemukan babi hutan secara mendadak mati dan sering ditemukan petani karet. Rabu (26/05).

Terkaot hal tersebut Pemkab Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) langsung memantau kejadian tersebut dan mencari informasi terkait banyaknya babi hutan mati secara mendadak melalui Dinas Peternakan dan Perikanan Pemkab

Indentifikasi didampingi Dokter hewan yang handal terhadap bangkai babi yang mati sehingga ditemukan sebuah nama penyakit ” ASIAN SWINE FAVER (ASF)  atau disebut Demam Babi.

Jadikan Warga Nusasari Bahagia, Ardana Gebrak Dengan Program Unggulan

Terkait hal tersebut dimana menjadi kekawatiran masyarakat, Pemda PALI melalui Kadis Perikanan dan Peternakan Mariono,  SE. Msi, (26/5/2021) saat dikonfirmasi melalui whatsapp mengatakan, Pemda PALI telah mengeluaran surat himbauan untuk masyarakat dan nyatakan Penyakit ini tidak Menular. Tertuang dalam surat edaran :

Nomor 319/SE/Perikanan/2021 tanggal 16 mei 2021 ditanda tangani an. PJ. Bupati Penukal Abab Lematang Ilir, Drs.  Usman Gumanti, Msi ( Assisten II bid. Pembangunan)

Dengan isi himbaun sebagai berukut :

Perketat Pintu Masuk Bali, Pemeriksaan Rapid dan Genose Diperpanjang

1. Dihimbau kepada Masyarakat apabilah menemukan Babi Mati di mana saja agar segera ditanam sedalam 1,5 meter. dan ditabur kapur diatas bangkai tersebut.

2. Membakar bangkai babi sampai hangus.

3. Tidak diperkenan membuang bangkai Babi Di aliran sungai atau Danau.

Bupati Tamba : ‘Memohon Keselamatan Untuk Jembrana’

4. Dan bila selesai penanaman atau pembakaran bangkai babi segera melapor Kepala Desa setempat untuk didata.

Mariono menambahkan,  penyakit deman babi ini tidak menular ke Manusia atau hewan lainya, hanya saja apabila bangkai Babi tidak ditanam hingga membusuk akan mengeluarkan bau tidak sedap dan bukan tidak mungkin mengundang bentuk virus penyakit lainya. ujar Kadin Perikanan ini.

Salah satu Sekolah SD Negeri di Medan Dikuasi  Preman Kampung

Hal tersebut diperkuat oleh Kades Tanding Marga Kecamatan Penukal Utara Arivai bahwa sudah banyak warganya yang melapor atas beberapa Babi ditemukan mati mendadak dilahan kebun para petani karet.

Atas surat Himbauan Pemda PALI yang disampaikan Camat Penukal Utara ke pihak desa, akan disosilisasikan ke masyarakat sehingga ke khawatirkan issue penularan penyakit ini akan segera dipahami oleh setiap warga Masyarakat,.

(Perwakilan Sumsel)

616860login-checkDiduga Terkena ASF, Babi Hutan Mendadak Mati di Pali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *