Ket poto, Perbekel Desa Manistutu I KOmang Budiana beserta staf Desa Manistutu
Ket poto, Perbekel Desa Manistutu I KOmang Budiana beserta staf Desa Manistutu

Hutan Desa Manistutu Dibabat Oknum Tidak Bertanggung Jawab

Diposting pada 1 views

Persindonesia.com Jembrana – Terkait informasi yang tersebar di media sosial (fb) yang mengatasnamakan nama akun I Nengah Tamba, dalam postingannya menerangkan mendapat laporan pembabatan hutan di sekitar hutan di Banjar Mundukwaru, Desa Manistutu, Kecamatan Melaya, Jembrana.

Atas kejadian tersebut akun I Nengah Tamba mengutarakan, bagi masyarakat yang dapat memberikan informasi siapa yang melakukan pembabatan hutam “SAYA AKAN KASI HADIAH.

 

 

Saat di konfirmasi oleh awak media terkait hal tersebut Bupati Jembrana I Nengah Tamba SH yang sedang berada di luar daerah, membenarkan postingan tersebut, dirinya mengatakan pembabatan hutan yang kemarin itu sudah meyakahi aturan. Kamis (10/06).

Tim H2D Kembali Ambil Opsi ke Mahkamah Konstitusi

“Hutan desa kan sudah ada, cukup itu saja di digarap bersama, jangan lagi membabat hutan di luar aturan, ini harus di selidiki jika memang ada aknum yang membabat pohon tersebut agar diberi sanksi tegas,” tegasnya.

Dirinya mengaku besok langsung akan menemui kementrian kehutanan untuk meminta bantuan bibit pohon untuk ditanam di hutanyang sudah gundul di Kabupaten Jembrana

Sementara saat di konfirmasi awak media, Perbekel Manistutu I Komang Budiana mengatakan, di desa kami memmang ada hutan yang di garap oleh masyarakat yang bernama Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) yang kelola oleh Kelompok Tani Hutan (KTH) bertempat di Banjar Mundukwaru yang di dekat hutan.

Pemenang Tender 6,9 Miliar di Tangsel Diduga Beralamat Fiktif, PMPB Sebut Ada Keterlibatan Oknum Pejabat

“Di desa kami luas hutan desa yang di kelola oleh LPHD seluas 102 hektar yang sudah ada SK nya, tetapi dalam hal ini masyarakat bandel membuka lagi hutan selain hutan desa yang boleh dikelola. Mereka juga membandel menanam pohon cengkeh dan pohon kelapa yang mana dalam undang-undang tidak boleh menaman pohon tersebut,” ungkapnya.

Setelah di informasikan oleh petugas kehutanan, lanjut Budiana, agar pohon cengkeh dan kelapa tersebut di tebang, kubu yang mengikuti aturan pemerintah mereka mau menebang sendiri, akan tetapi kubu yang melawan aturan pemerintah tidak mau menebang pohon tersebut sehingga petugas kehutanan memeotong sendiri pohon cengkeh dan kelapa tersebut.

Akibat dari pemotongan pohon tersebut oleh petugas kehutanan, ada oknum yang memotong pohon durian, kejimas yang baru ditanam dan sukun tanpa sepengetahuan petugas, “kejadian ini sudah di tangani oleh pihak kepolisian dan kehutana dan sedang proses penyelidikan,” tutupnya. (Sub)

 

647570login-checkHutan Desa Manistutu Dibabat Oknum Tidak Bertanggung Jawab

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *