TNI POLRI Dampingi Petugas Kesehatan Lakukan Rapid Antigen Terhadap Pedagang Pasar Lipa

KALABAHI, Persindonesia.com Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Alor menggelar rapid antigen kepada seluruh pedagang dan pembeli di Pasar Lipa Kalabahi Kel. Nusa Kenari Kec. Teluk Mutiara Kab. Alor, Kamis (10/6/2021) dengan mendaptkan pengawalan dari Anggota TNI Polri dari Kodim 1622/Alor dan Polres Alor.

Perwira Seksi Operasi Kodim 1622/Alor Kapten Arm Gusti Tri Hartana menyampaikan rapid antigen dilakukan di Pasar Lipa Kalabahi karena ada pelaku perjalanan yang masuk ke wikayah Kabupahen Alor terkonfirmasi Covid-19, saat ini sedang melakukan isolasi mandiri.

“Dengan dilakukannya rapit antigen di Pasar ini, bisa diketahui hasilnya secara cepat dan harapan kita semuanya bebas Covid-19 alias negatif sehingga aktivitas Pasar tetap berjalan namun protkes tetap kita tegakkan”, kata Hartana.

Pelaksanaan rapid antigen dilakukan Puskesmas Kenarikang, dan Babinsa yang wilayahnya disekitar Pasar, ikut terlibat mendampingi atau mengawal sehingga pelaksanaannya lebih cepat dan teratur.

Sementara Dandim 1622/Alor Letkol Inf Supyan Munawar, S.Ag kepada media mengatakan, dirinya bersama Kapolres Alor AKBP Agustinus Chrismas, S.I.K pada Rabu (9/6) melakukan Sidak ke Pasar Lipa untuk memastikan tidak terjadi kerumunan akibat relokasi pedagang dari Pasar Kadelang ke Pasar Lipa.

Seusai Sidak, pihaknya menyarankan agar Pemda melakukan evaluasi terkait kondisi nyata saat ini di Pasar Lipa. “Kami tegaskan tidak boleh terjadi kerumunan. Maka evaluasi harus dilakukan segera”, kata Letkol Supyan.

Dengan rapid antigen dilakukan hari ini, mengingat ada kekhawatiran potensi penularan Covid-19. Saat ini Alor zona hijau namun harus diantisipasi karena adanya pelaku perjalanan sedang isolasi mandiri karena terindikasi positif Covid-19.

“Perlu diwaspadai adalah dari interaksi pedagang dengan pembeli. Rapid ini merupakan langkah preventif agar Pasar Lipa tidak menjadi episentrum baru penularan Covid-19 di Kabupaten Alor”, tegas Dandim.

Lanjut Dandim, setelah rapid nanti ditindaklanjuti dengan penyemprotan disinfektan oleh Dinkes dan Pengelola Pasar. Selain itu juga penerapan protkes dengan menyediakan tempat cuci tangan dengan sabun, pakai masker, jaga jarak minimal satu meter dan lainnya, tutup Dandim.

(Pendim 1622)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *