Mengenang Masa Kecil, Sebanyak 50 Peserta Adu Kecepatan Tamiya 

Diposting pada 11 views

Persindonesia.com Denpasar – Beragam kegiatan turut memeriahkan gelaran Denpasar Youth Festival (D’Youth Fest) 2021. Kali ini, pelaksanaan kegiatan yang dikemas dalam skema Hybrid System ini menghadirkan Turnamen Tamiya pada Minggu (24/10). Sebanyak 50 orang tercatat mengikuti kegiatan Turnamen Tamiya tersebut.

Tak hanya mengikuti turnamen, peserta juga dihibur oleh penampilan dance dari Trio Good Ponsel. Hiburan yang terdiri atas tiga dancer perempuan ini melakukan atraksi dengan membawa Tamiya.

Setelah di Vaksinasi, Siswa MTs N 1 Brebes Semakin Yakin Ikuti Pembelajaran Tatap Muka

“Yang mendaftar sebanyak 60 orang, namun yang hadir sebanyak 50 orang. Jumlah ini sudah sangat banyak,” ujar Panitia turnamen, Reonando Ferrari disela kegiatan.

Lebih lanjut dijelaskan, pada pelaksanaan turnamen kali ini, setiap peserta diwajibkan menggunakan mesin tamiya yang asli serta belum dimodifikasi. Sehingga jika ada peserta yang kedapatan menggunakan modifikasi terhadap mesin tamiya-nya, maka secara otomatis diskualifikasi.

Berikan Bantuan Barakuda Sasar Daerah Bencana Tanamkan Kepedulian

“Masing-masing peserta kami berikan kesempatan untuk race maksimal sebanyak 50 kali, namun yang kami hitung dalam penilaian hanya 10 kali saja,” katanya.

Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya Pariwisata dan Ekonomi Kreatif I Wayan Hendaryana mengatakan, pelaksanaan kegiatan ini merupakan sebuah upaya Pemkot Denpasar dalam memfasilitasi para penghobi Tamiya untuk berekspresi. Sehingga dengan pelaksanaan D’ Youthfest diharapkan mampu mendorong generasi muda untuk lebih kreatif di masa pandemi dan tentunya mampu menggali potensi diri lewat hobi.

Danramil Ciledug Bantu Lansia Lakukan Vaksin di Makoramil

“Hobi tidak sekedar hobi biasa namun mampu memberikan dampak ekonomi sehingga berkembangnya ekonomi kreatif di Kota Denpasar semakin maju ungkapnya,” Handar.

Tristan yang merupakan salah satu peserta turnamen mengaku termotivasi mengikuti turnamen ini untuk mengenang masa kecil dulu. Hal ini mengingat SD dulu permainan ini sempat booming dan  sempat ditekuni saat itu.

Seorang Bandar Shabu Ditangkap Resnarkoba Polres Kampar di Wilayah Desa Rimbo Panjang

“Saya mengenang masa kecil, dulu suka main tamiya saat SD, sekarang booming lagi dan saya ikut lagi,” kata Tristan yang diwawancarai di sela-sela turnamen.

Dirinya mengaku keseruan bermain tamiya yakni saat merakitnya.Karena bagian-bagian badan dari tamiya ini dijual terpisah dan dirakit sendiri.Selama menggandrungi tamiya ini, ia sudah lima kali ikut turnamen dan menang dua kali.

Peserta lain, Wayan Antonio mengaku jauh-jauh datang dari Singaraja untuk ikut turnamen ini. “Saya baru ikut terjun 3 bulan lalu karena diajakin teman,” katanya.

Berikan Pembekalan Siswa SPN Batua, Akbp Darminto : Saya Juga Lahir disini (SPN Batua)

Dirinya pun mengaku, ini turnamen pertama yang ia ikuti. Tak tanggung-tanggung, untuk satu tamiya dirinya harus merogoh kocek hingga Rp 1 jutaan. “Yang mahal itu spare part-nya, itu untuk yang original. Kalau yang imitasi lebih murah,” katanya. (Tim)

894060login-checkMengenang Masa Kecil, Sebanyak 50 Peserta Adu Kecepatan Tamiya 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *