Residivis Pencuri Sapi di Yehsumbul Akhirnya Diciduk Tim Kurawa

Persindonesia.com Jembrana – Residivis pencuri sapi akhirnya berhasil di tangkap Tim Kurawa Sat Reskrim Polres Jembrana. Pelaku pada awalnya terungkap saat melakukan aksi pencurian sapi dipersawahan Banjar Yehsumbul, Desa Yehsumbul, Kecamatan Mendoyo, Jembrana.

Adapun 2 pelaku 1 penadah yang berhasil diamankan oleh Satreskrim Polres Jembrana yang dikomandani oleh Kanit 1 Iptu I Gede Darmana yang berinisial KR (46), Desa Manistutu, Kecamatan Melaya, Jembrana dan berinisial A (41) asal , Desa Cupel, Kecamatan Negara, Jembrana. Sementara penadahnya berinisial AS (37) asal Cupel juga.

Eri Cahyadi Walikota Surabaya Blusukan Ke Tambaksari

Diketahui Pelaku berinisial A merupakan residivis dan banyak melakukan pencurian dan keluar masuk penjara sebanyak 3 kali. Untuk pelaku berinisial KR residivis pencurian sertifikat.

Saat dikonfirmasi awak media persindonesia.com seijin Kapolres Jembrana Kasat Rsskrim AKP M.Reza Pranata, S.I.K., M.H mengatakan, pijaknya berhasil mengamankan 2 pelaku pencurian sapi dengan lokasi berbeda pelaku yang sama pada hari Jumat 12 November 2021 sekira pukul 03.00 wita.

“Awalnya kami mendapatkan informasi dari salah satu warga yang melihat sebuah truk yang parkir di area persawahan dicurigai akan melakukan pencurian sapi di Desa Yehsumbul, Kecamatan Mendoyo, Jembrana. Informasi tersebut diteruskan ke Polsek Mendoyo dan di handle oleh Sat Reskrim Polres Jembrana,” terangnya.

Kapolda Bali Pimpin Pemusnahan Barang Bukti Narkoba

Reza melanjutkan, saat petugas melakukan pengecekan ke lokasi ditemukan 2 orang inisial KR dan inisial A. 2 orang tersebut merupakan residivis kasus pencurian. Dikarenakan curiga, pelaku langsung diamankan ke Polsek Mendoyo untuk dilakukan introgasi kepada kedua pelaku.

“Dari hasil introgasi kedua pelaku mengakui mengambil 2 ekor sapi untuk dinaikan kedalam truk, akan tetapi saat berusaha menaikan sapi tersebut ke dalam truk, sapi tersebut lepas. Pelaku berusaha memindahkan truk untuk mencari lokasi agar mudah menaikan sapi, akan tetapi ban truk tersebut terselip,” ujarnya.

Dari hasil pengembangan kasus tersebut, imbuh Reza, pelaku juga mengakui telah melakukan pencurian 3 ekor sapi di Desa Manistutu, Kecamatan Melaya pada tanggal 4 Oktober 2021 dengan pemilik sapi bernama I Putu Wali Merta Yasa. Sapi tersebut sudah dijual kepada penadah berinisial AS seharga 13 juta rupaih, dimana pembagiannya sebanyak 4 juta kepada KR dan 3 juta kepada AS dan sisanya dihabiskan untuk hura-hura.

Kapal Nelayan Ludes di Lalap Si Jago Merah di Tegal

“Sementara 3 pelaku dan barang bukti kita amankan untuk melakukan penyidikan lebih lanjut. Untuk pasal yang kita terapkan pasal 363 ayat (1) ke 1 dan 4 KUHP dengan ancaman penjara 17 tahun,” uraiannya.

Sementara Kapolres Jembrana AKBP I Dewa Gede Juliana menambahkan, terkait pencurian hewan, tentu ini menjadi atensi menjelang akhir tahun, kemungkinan pasti kebutuhan masyarakat meningkat kemudian situasi ekonomi masih belum pulih, maka pihaknya antisipasi kerawanan terjait dengan pencurian hewan yang ada di Jembrana.

“Terkait hal tersebut kita akan melakukan Kring-Kring Serse disetiap kecamatan kita tetap tingkatkan, dan juga kita menghimbau kepada masyarakat untuk mengantisipasi harta barang miliknya maupun hewan peliharaannya untuk dijaga dengan baik, mudah-mudahan partisipasi masyarakat masyarakat juga bisa minimalisir,” tutup Juliana. (Sb)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *