JPKPN Bondowoso Dukung Stop Kriminalisasi Perawat Winda Dan Arfa

Diposting pada 78 views
Mohammad Agam Hadiyanto,SH – Ketua JPKP Nasional Bondowoso

BONDOWOSO, PERSINDONESIA – Stop Kriminalisasi Perawat Arfa dan Winda yang di sampaikan oleh DPD PPNI Bondowoso mendapat dukungan dari JPKP Nasional Bondowoso.

Petisi yang disampaikan oleh DPD PPNI Kabupaten Bondowoso, Selamatkan Perawat Arfa dan Winda dari Kriminalisasi adalah kasus dugaan kematian pasien Covid-19 yang saat ini kasusnya sedang ditangani Polres Bondowoso.

Hingga saat ini proses hukum sedang berjalan seperti yang diketahui dipemberitaan sebelumnya bahwa Kuasa Hukum RSU dr. H. Koesnadi Bondowoso, Gigih Bijaksopranoto, SH menyampaikan klarifikasi nya atas pasal yang di kenakan oleh pihak Polres (04/12) mendapatkan perhatian dari JPKP Nasional Bondowoso.

Menurut Ketua JPKP Nasional Bondowoso, Mohammad Agam Hadiyanto,SH, ” Saya mendukung untuk Stop Kriminalisasi terhadap Arfa dan Winda, Perawat RSU dr H. Koesnadi yang di tuduh sebagai penyebab kematian pasien covid-19, sedangkan menurut informasi yang disampaikan oleh kuasa hukum RSU bahwa jelas tidak ada bukti kuat dan pasal yang memenuhi syarat untuk menuduh perawat tersebut, jadi saya berharap agar jangan ada kriminalisasi terhadap perawat Arfa dan Winda karena mereka adalah termasuk perawat yang tidak kenal lelah merawat para pasien Covid di RSU dr H. Koesnadi” , pungkas Agam (04/12)

” Dan seharusnya Tim Satgas Covid-19 ikut bertanggung jawab atas kasus ini dan tidak boleh lepas tangan. Pasalnya, para petugas medis adalah garda terdepan dalam penanganan Covid-19 dan juga meminta kepada APH dan Pemerintah seharusnya melindungi petugas medis yang berupaya sebagai tenaga kesehatan garda terdepan dalam penanganan Covid-19, dan ini juga akan kami sampaikan secara tertulis ke Ketua JPKP Nasional pusat dan Direktorat Relawan Jokowi di Jakarta” , ungkap Agam Seperti yang disampaika. ke awak media,

Agam akan menulis surat resmi yang ditujukan ke Presiden Joko Widodo, Kejaksaan Agung, Kemenkes RI, Kepolisian RI dan, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 terkait kasus yang meninpa perawat Winda dan Arfa. (Nusul)

 

 

963260login-checkJPKPN Bondowoso Dukung Stop Kriminalisasi Perawat Winda Dan Arfa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *