Dilepas Bupati Tamba, Nuarta Sabet Juara I Sampan Tradisional

Lomba Sampan Tradisional di Sungai Tibu Kleneng dilepas langsung Bupati Jembrana I Nengah Tamba beserta Wabup Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna

Persindonesia.com Jembrana – Perayaan HUT Kota Negara ke-127 dan HUT Proklamasi Republik Indonesia ke-77, Pemkab Jembrana menggelar serangkaian kegiatan guna memeriahkan hari-hari besar tersebut. Salah satunya yakni lomba sampan tradisional yang digelar di Muara Sungai Samblong di Desa Perancak, Selasa (16/8) pagi. Belakangan ini, kegiatan yang masuk ke dalam kalender tahunan pemerintah kabupaten Jembrana ini sempat terhenti akibat Pandemi Covid-19, Lantaran pada hari ini kembali digelar.

Tercatat ada 72 sampan ambil bagian dalam lomba tersebut.  Lomba sampan tradisional ini menempuh jarak 5 kilometer (km) dengan mengambil start di Pokdarwis Green Land desa Budeng (seacorm) sedangkan finisnya di Banjar Samblong, Kelurahan Sangkar Agung.  Setiap sampan dikemudikan berpasangan oleh 2 (dua) orang peserta.   Bupati Jembrana I Nengah Tamba di dampingi Wabup Patriana Krisna dan Dandim 1617 Jembrana secara resmi melepas peserta lomba dengan mengibarkan bendera start tanda dimulainya perlombaan.

Polda Jatim Bongkar Tindak Pidana Perjudian, Amankan 500 Tersangka

Puluhan peserta itu beradu cepat guna menjadi yang terdepan. Lomba yang memperebutkan hadiah puluhan jutaan rupiah itu mendapat perhatian yang cukup besar dari masyarakat desa perancak dan sekitarnya.  Terbukti dengan membludaknya antusiasme penonton yang bergerombol di tepian sungai dari garis start hingga finish di Jembatan Samblong.

Bupati Tamba yang turut menyaksikan perlombaan dari garis start hingga finish mengatakan, Kegiatan perlombaan ini adalah kegiatan untuk mengolahragakan masyarakat dan memasyarakatkan olahraga, baik olah raga prestasi maupun olahraga tradisional. “Lomba sampan tradisional ini perlu kita lestarikan, dan ini bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan” ungkap Bupati Tamba seusai penyerahan hadiah kepada pemenang lomba. Selasa (16/08/2022).

Meriahkan HUT Kemerdekaan RI Ke 77 Tahun, Kodim 1617/Jembrana Gelar Lomba Bola Voli Gembira Antar Jajaran

I Komang Narta dengan pasangan Wayan Dela asal Desa Samblong Berhasil meraih Juara pertama menyisihkan 71 peserta lainnya. Seusai mencapai garis finish, keduanya merasa bahagia atas juara yang meraka raih dan berhak mendapatkan piala dan uang tunai sebesar Rp. 2,5 juta yang diserahkan oleh Bupati Jembrana

Saat dikonfirmasi awak media Juara I Sampan Tradisional I Komang Narta mengatakan, dirinya memang sejak remaja sudah mengikuti ajang perlombaan sampan tersebut dan langganan juara “Saya masih remaja ikut dalam perlombaan, sekitar 20 kali saya ikut perlombaan ini, astungkara selalu menjadi juara, baik itu juara I sampai 4. Untuk juara 4, saya raih pada saat sebelum covid itu pun saya tidak berpasangan dengan Wayan Dela melainkan Bersama anak saya,” ungkapnya.

Perkecil Angka Stunting, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali Lakukan Gemarikan

Terkait persiapan sebelum perlombaan, lanjut Narta, 10 hari sebelum perlombaan dirinya terus berlatih dan mengecek kesehatan seperti mengukur tensi selama 2 kali. “Selain itu, selain minum air putih secara tertur, saya juga minum ramuan tradisional selama 2 hari sekali seperti jamu, susu, telor, madu dan jahe (STMJ) itu rutin sebelum perlombaan,” terangnya.

Terkait hadiah yang sering diterima saat mengikuti perlombaan dan keluar sebagai pemenang, Narta mengaku, untuk tahun ini terjadi peningkatan nilai hadiah yang sebelum covid 3 tahun lalu dirinya mendapatkan hadiah uang sebesar Rp. 1.5 juta rupiah.

Pengukuhan Paskibraka Provinsi Bali Tahun 2022 Oleh Gubernur Bali

“Pada jaman bapak Winasa saya mendapatkan juara I mendapatkan uang sebesar Rp. 5 juta rupiah, setelah habis masa jabatan bapak Winasa tahun berikutnya hanya mendapatkan Rp. 1.5 juta rupiah, di tahun ini pertama kalinya setelah pandemi, kami mendapat juara I dengan hadiah uang tunai sebesar Rp. 2,5 juta rupiah, ya karena musim pandemi kami bersyukur mendapatkan lebih besar dari tahun sebelum covid. Yang penting ikut memeriahkan HUT RI dan HUT Kota Negara dan juga dapat menghibur seluruh penonton,” ucapnya.

Narta berharap, semoga perlombaan Sampan Tradisional ini terus dilaksanakan setiap tahunnya. “Saya berpesan kepada pemerintah kedepan agar jalur lintasan dibersihkan dari ranting pohon dan juga ada sampah di sungai, dikarenakan sebelumnya ada banjir jadi sampah menumpuk di hilir,” pungkasnya.

 

1290030login-checkDilepas Bupati Tamba, Nuarta Sabet Juara I Sampan Tradisional

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.