Tumben ke Jamintoro Resmikan Gedung SD, Bupati Jember Disambut Jalan Rusak

Persindonesia.com Jember – Bupati Jember Ir. H. Hendy Siswanto, ST., IPU., meresmikan gedung SDN Jamintoro 03, di Dusun Tempuran, Desa Jamintoro, Kecamatan Sumberbaru, pada Jumat (23/9/2022) pagi. Tak sendirian, sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Jember juga ikut hadir.

Di antaranya, Plt. Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Sukowinarno, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadiskominfo) Bobby Arie Sandy, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Agus Wijaya, serta jajaran Muspika Kecamatan Sumberbaru.

Kejurprov Open Rafting Banua Dilaksanakan di Kabupaten Banjar

Kali pertama hadir, Bupati Hendy dan jajarannya disambut dengan tarian yang diperagakan oleh para siswa sekolah dasar itu. Lalu, Bupati Hendy meresmikan gedung dengan menandatangani sebuah plakat sekaligus melakukan potong tumpeng. Selanjutnya, juga melakukan pengecekan gedung serta menggelar audiensi dengan para siswa dan wali murid.

Dalam sesi wawancara, Bupati Hendy meminta maaf kepada masyarakat yang tinggal di Dusun Tempuran, Desa Jamintoro, Kecamatan Sumberbaru. “Saya baru sekarang bisa ke sini dan ternyata luar biasa. Jalannya masih kurang bagus di sini,” lanjutnya.

Hari Rabies Sedunia, Bupati Gede Dana Ingatkan Rutin Vaksinasi Hewan Kesayangan

Tentunya, hal tersebut menjadi PR Pemerintah Kabupaten Jember. Khususnya, jalan memasuki Dusun Tempuran, Desa Jamintoro. “Meski begitu, secara keseluruhan jalan di Jamintoro sudah banyak yang sudah diperbaiki,” ucapnya.

Lebih lanjut, Bupati Hendy juga menerangkan bahwa SD yang baru saja diresmikan merupakan sekolah yang telah mangkrak selama lima tahun. “Alhasil, mereka belajar dengan menggunakan tenda dan numpang di musala,” ucapnya.

Pengundian Calon Kades PAW Desa Sumber Lesung

Harapan kepada warga Jamintoro, lanjutnya, bisa terus bersemangat untuk menyekolahkan anak mereka masing-masing. “Jangan sampai tidak sekolah,” tegasnya.

Sementara itu, Plt. Kadispendik Sukowinarno menerangkan bahwa SDN Jamintoro 03 pada 2017 memiliki murid sekitar 60 siswa. “Sehingga potensi masyarakat di sini cukup untuk sebuah sekolah dasar,” ulasnya. Karena kondisinya mengkhawatirkan, pada 2017 tersebut atap gedung yang mangkrak diturunkan. Selanjutnya, kegiatan belajar-mengajar ditempatkan di musala.

Geger Warga Temukan Jasad Suparni Terbujur Kaku Dirumahnya

Pada 2021 awal, PGRI Sumberbaru bergotong royong menyediakan ruang kelas untuk kegiatan belajar mengajar. Harapannya, para warga SDN Jamintoro 03 dan warga sekitar menggunakan fasilitas kelas yang baru diresmikan sebaik mungkin. “Ada tiga ruang kelas baru dan ditempati 27 siswa. Semoga pembelajaran segera bangkit,” tandasnya. (joni)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *