Pantau Pelabuhan Gilimanuk, Kapolda Bali Ingatkan Antisipasi Arus Balik

Persindonesia.com Jembrana – Bertepatan libur nasional menjelang Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 arus kendaraan di penyebrangan di Selat Bali diprediksi akan terus meningkat, sama hal nya dengan arus balik pasca liburan juga diprediksi akan mengalami kepadatan di Pelabuhan Gilimanuk. Untuk mengurangi kemacetan beberapa hari yang lalu ASDP juga sudah menghimbau kepada masyarakat agar membeli tiket online sebelum tiba di Pelabuhan untuk mengurangi kemacetan di Pelabuhan.

Untuk memastikan pengamanan berjalan dengan lancar, Kapolda Bali Irjen. Pol. Ida Bagus Kade Putra Narendra didampingi Kapolres Jembrana AKBP Endang Tri Purwanto, Bupati Jembrana I Nengah Tamba serta General Manager ASDP Cabang Ketapang Syamsudin memantau persiapan pengamanan di Pelabuhan Gilimanuk.

Usai pemantauan, Kapolda Bali Irjen. Pol. Ida Bagus Kade Putra Narendra mengatakan, pengecekan kesiapan Pelabuhan Gilimanuk dalam rangka Operasi Lilin Agung untuk hari Natal dan menjelang tahun baru, hal tersebut untuk mempersiapkan wisatawan yang akan berlibur di Bali

“Untuk mengantisipasi kemacetan dan antrean di Pelabuhan Gilimanuk itu sudah diantisipasi oleh posko, dan di rapat sektoral kita sudah jelaskan menyangkut penambahan kapal, penyebrangan, menyangkut kantong-kantong parkir yang sudah kita siapkan, dan juga perpaduan dari pada lintas sektoral, untuk bersama-sama nanti mengatur tentunya dari Gilimanuk sampai tujuannya,” terangnya. Rabu (27/12/2023)

Kasus Penembakan di Sampang Tak ada Kaitan Politik : ini Penjelasan Kabidhumas Polda Jatim

Dirinya memprediksi saat arus balik kemungkinan arus kendaraan akan lebih padat di Pelabuhan Gilimanuk, pihaknya sudah berkoordinasi bersama dengan lintas sektoral dan Forkopimda Jembrana, selain itu dari Polda Bali juga akan membackup personil.

“Kami menghimbau seluruh masyarakat atau wisatawan yang berkunjung ke Bali untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban daripada situasi di penyebrangan atau di perjalanan. Berhati-hati dalam perjalanan jika ada hal-hal yang merugikan bisa melapor ke pos-pos area, dan juga berhati-hati di perjalanan terutama di malam hari mengingat jalan di Bali terlalu sempit tidak cukup lebar

Sementara General Manager ASDP Cabang Ketapang Syamsudin mengatakan kepadatan sempat terjadi pada tanggal 23 Desember 2023 akan tetapi dalam pelaksanaannya tetap berjalan lancar. “Saat ini arus kendaraan dari Pelabuhan Ketapang mengarah ke Pelabuhan Gilimanuk cukup landai begitu pula dari Pelabuhan Gilimanuk ada kepadatan tetapi disiang hari ini sudah landai dan agak sepi,” ucapnya.

Bupati Tamba Ikuti Rangkaian Pujawali Pura Niti Praja Pemkab Jembrana

Dirinya memprediksi arus kendaraan dimulai besok sampai sebelum tahun baru akan mengalami kepadatan, pihaknya juga sudah melakukan antisipasi di Pelabuhan Ketapang. “Sebaliknya untuk arus balik prediksi kami mulai dari tanggal 1 sampai tanggal 4 Januari 2024. Prediksi kami tanggal 5 sudah mulai menurun, jadi antisipasi kami tetap bersinergi dengan lintas sektoral bersama-sama bahu-membahu melancarkan arus balik,” ujarnya.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Pemkab Jembrana juga, selain itu juga sudah disiapkan buffer zone yang ada di Cekik dan Terminal Cargo. “Keberadaan buffer zone sangat efektif bisa mengurangi kemacetan, di mana kendaraan besar seperti kemarin malam kita mulai kantongkan disana untuk mengurangi pergerakan arus kendaraan ke Pelabuhan, dan paginya kondisinya sudah cukup landai,” jelasnya.

Menurutnya, dengan skenario tersebut akan dimainkan setiap harinya, jika kondisi cukup padat pihaknya akan berkoordinasi dengan Polres Jembrana. “Kami menghimbau kepada wisatawan yang bergerak dari Pelabuhan Gilimanuk ke Pelabuhan Ketapang, kami sudah menyiapkan bantuan kapal-kapal cukup besar sebanyak 4 unit dan 49 unit kapal eksisting jadi ada 53 armada yang akan beroperasi 24 jam.

Warga Mulai Mencoblos di TPS 01 Wantilan Kantor Desa Batuagung

Terkait untuk mengantisipasi air laut surut, Syamsudin mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan kapal besar, lantaran cuaca memang tidak bisa dihindari akan tetapi tetap bisa disiasati. Dalam beberapa hari kebelakang pihaknya juga sudah melakukan penyedotan untuk memperdalam area manuver kapal-kapal yang akan berlabuh di Dermaga LCM Ketapang. “Sekarang dari 3 tempat hanya 1 space yang tidak bisa bongkar muat. Pasang surut di Dermaga LCM tidak menutup operasional secara keseluruhan artinya 95 persen lebih masing tetap beroperasi dengan baik,” terangnya.

Dirinya juga menghimbau agar masyarakat sebelum masuk ke Pelabuhan sudah membawa tiket masing-masing, agar tidak ada penumpukan menjelang masuk ke pelabuhan. “Sebelum masuk Pelabuhan agar masyarakat sudah membeli tiket agar menghindari kemacetan di Pelabuhan, selain itu penumpang juga agar mengikuti arahan-arahan petugas kami baik didarat maupun di kapal, ini sangat penting bagi keselamatan dan kelancaran kita pada saat diatas kapal,” pungkasnya. Sur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *