Baru Kali Ini Terjadi Di Bondowoso,” Pembangunan BTS Sudah 90 Persen, Baru Mengurus Izin/PBG”

BONDOWOSO, Persindonesia.com – Sebagai syarat utama untuk membangun suatu bangunan, dasarnya adalah surat izin ( PBG ) dari dinas terkait.
Menurut Johan OB ,” meski pemilik tower sudah mengajukan perizinan/ PBG, selama surat izin / PBG belum terbit, proses pembangunan belum boleh berjalan. “Akan ada sanksi kepada pelanggar, sanksi bisa berupa Denda ” lanjutnya.

Menurutnya, proses perizinan harus dilalui sebab selama proses perizinan tersebut akan ada rekomendasi dari dinas terkait. Misalnya tentang struktur bangunan, ketinggian, model bangunan, dan sebagainya, harus mendapat persetujuan.
Jadi tanpa izin/PBG, artinya dari dinas terkait belum memberikan rekomendasi. Maka pembangunan BTS seharusnya tidak boleh di bangun,” pungkas Johan OB .

“Sedangkan yang terjadi di desa Kasemek, yaitu pembangunan BTS belum mengantongi izin atau PBG kok sudah dibangun, bahkan sudah mencapai 90%. Penerbitan PBG sudah diatur pada Pasal 253 sampai dengan Pasal 262 PP 16/2021.

Kepala Dinas Perijinan satu pintu saat di konfirmasi melalui pesan WhatsApp nya pada tanggal 23 Januari 2024 terkait ada tidaknya PBG atau rekomendasi dari dinas perijinan satu pintu, menyampaikan kepada Tim investigasi ” Blm ada, karena terkendala di sistemnya, pusat. Kalau dulu IMB nya di awal, dan untuk kemudahan investasi bagi pelaku usaha oleh pemerintah pusat diganti PBG yang dapat dilakukan pembangunan sepanjang pelaksanaannya memenuhi standard yang ditetapkan” urainya.

Dilanjutkannya lagi” harapan kami jika memang ada pembangunan awal dasar yang boleh dibilang belum berijin segera disampaikan kepada tim perijinan kabupaten , sehingga kami bisa memberi sangsi administratif.

Masih jawaban kadis perijinan” ada aturannya juga , bila pengusaha tidak memenuhi persyaratan di Permenkominfo pasal 21 nomor 02 / 2008 , pemerintah atau Pemda dapat memberikan sanksi administrasi, teguran dan lain lain” tutupnya. ( Bersambung )

(Ageng)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *