Oknum ASN, Diduga Jual Berkas dan Aset Milik Kecamatan Sukomanunggal

Surabaya, Persindonesia.com,- Diduga beberapa berkas (Surat Penting) dan Aset yang tersimpan milik Kecamatan Sukomanunggal disobek dan dijual oleh Oknum pegawai. Pasalnya, pada pantauan Tim Investigasi dilapangan melalui video, Oknum tersebut menjalankan aktivitas merobek berkas (kertas) dan mengumpulkannya ke dalam karung, pada hari. Minggu, 14/01/2024.

Diketahui, Oknum tersebut berinisial BR dengan NIP (Nomer Induk Pegawai) 1967081620080XXXXX dan diduga menduduki sebagai Bidang Aset.

Setelah melakukan pendalaman Investigasi, salah satu narasumber yang tidak mau disebutkan namanya, menyampaikan bahwa kegiatan hari Jumat dan hari Sabtu, Oknum tersebut lembur untuk melakukan aktivitas penghancur (merobek dan pengumpul) kertas di belakang Kantor Kecamatan samping Toilet.

“Kalau hari Minggu, ya pasti dijual karena sepi orang, hari Senin sudah bersih dibelakang (Kantor Kecamatan Sukomanunggal),” jelasnya.

Lebih lanjut, bahkan perlengkapan dan peralatan kantor yang rusak juga dijual dan tidak tahu dijual kemana.

“Kertas sudah di jual, tidak tau kemana uang hasil penjualan berkasnya dan perlengkapan komputer yang rusak,” imbuhnya.

Selain itu, menurut beberapa pegawai yang lainnya, Oknum tersebut didalam kinerjanya diduga hanya tidur tanpa mematuhi peraturan Kantor Kecamatan bahkan seenaknya sendiri, seakan peraturan yang patuh dengan dirinya.

“Yang lain pada sibuk kerja, orangnya malah enak-enakan tidur diruang kerjanya,” terang salah satu sumber.

Terkait adanya dugaan pengumpulan dan penyobekan tumpukan kertas yang diduga arsip atau berkas milik Kantor Kecamatan Sukomanunggal, kini menjadi sorotan oleh Redaksi Media Liputan Phatas. Pasalnya, informasi serta video yang masuk di redaksi tersebut, nampak jelas dilakukan oleh Oknum Staf Kantor Kecamatan Sukomanunggal, dikirim pada hari Selasa 16/01/2024 lalu.

Saat dilakukan konfirmasi dan klarifikasi oleh Media Liputan Phatas, Yunita selaku Sekcam (Sekretaris Kecamatan) didampingi oleh salah Staf membenarkan bahwa oknum yang dimaksud (Video) memang staf dari Kantor Kecamatan Sukomanunggal, dan memang benar melakukan aktivitas pemusnahan kertas tersebut sebelumnya sudah dilakukan pemilahan dan diketahui oleh Tim Staf Pemusnah.

“Itu memang staf (Kecamatan Sukomanunggal), dan terkait untuk itu (video) melakukan kegiatan pemusnahan (kertas) yang berakibat terkontaminasi oleh lembab dan tetesan air dari atap yang bocor,” terangnya.

“Karena mesin penghancur kertas rusak (error) yang seharusnya bisa menghancurkan banyak kertas, maka dilakukan secara manual,” jelasnya.

Disinggung terkait pengerjaan tersebut dilakukan hanya seorang staf, dirinya akan melakukan pembinaan terhadap staf tersebut.

“Untuk sementara sanksi yang kita lakukan adalah pembinaan,” tegasnya.

Lanjutnya, pihak Kecamatan akan segera menindaklanjuti perihal ini dan melakukan pengecekan sesuai dengan rincian yang ada.

“Kita akan lakukan pengecekan sesuai rincian sebelumnya (pemilahan),” pungkasnya.(Red-Sam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *