Rengut 12 Korban Jiwa, Polisi Tetapkan Pemilik Gudang Gas LPG Jadi Tersangka

Denpasar,PersIndonesia.Com- Terbakarnya gudang Gas LPG yang berlokasi di Jalan Cargo Taman I Denpasar Utara hingga saat ini terus didalami pihak Kepolisian. Dan khabar terbaru yang berhasil dihimpun Sat Reskrim Polresta Denpasar menetapkan pria berinisial S (50) jadi tersangka.

Baca Juga : Korban Tewas Dibunuh Residivis Dimakamkan, Kapolres Jembrana Sampaikan Belasungkawa

Menurut Wakapolresta Denpasar AKBP Made Bayu Sutha Sartana mengatakan pemilik gudang berinisial S saat ini telah di tetapkan sebagai tersangka dan disangkakan pasal 188 KUHP tentang Barang siapa karena kesalahan (kealpaan) menyebabkan kebakaran, ledakan dengan pidana penjara paling lama 5 tahun atau pidana kurungan paling lama 1 tahun.

Kemudian Pasal 359 KUHP tentang kesalahannya (kealpaannya) menyebabkan orang lain mati diancam dengan penjara paling lama 5 tahun, Pasal 53 UU RI No. 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi sebagaimana diubah dengan Pasal 40 angka 8 UU RI No. 6 tahun 2023 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU Nomor 2 Tahun 2022 tentang cipta kerja dengan pidana penjara paling lama 5 tahun atau denda sebesar Rp.50 milyar.

“Saat ini tersangka telah ditahan dan menjalani pemeriksaan intensif di Sat Reskrim Polresta Denpasar”, jelasnya dalam Pers Rilis didampngi Kasat Reskrim Kompol Laorens R Haselo di Mapolresta Denpasar.

Lebih lanjut dikatakan kasus kebakaran Gudang Gas LPG CV. Bintang Bagus Perkasa yang terjadi pada hari Minggu, 9 Juni 2024 sekitar pukul 06.00 Wita tersebut menyebabkan 18 orang mengalami luka bakar serius.

Dan dari 18 orang yang sempat dirawat pada Rumah Sakit, 12 orang telah meninggal dunia dan 6 orang korban masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit.

“Kepolisian juga sudah melakukan penyitaan terhadap barang bukti yang ada di TKP berupa 1 buah Dinamo Starter Mobil Suzuki Carry Pick Up, tabung gas LPG 3 kg yang terbakar, tabung gas LPG 12 kg yang terbakar, tabung gas LPG 50 kg yang pecah akibat terbakar dan 5 buah Valve tabung Gas, semua barang bukti tersebut saat ini sedang dilakukan pemeriksaan di Lab forensik Polda Bali”, ujarnya, Sabtu (15/6).

Baca Juga : Klub RAHO Sponsori Penelitian Gelembung Nano untuk Parkinsonism

Bayu Sutha menegaskan pihak Kepolisian sebelumnya telah memeriksa 9 saksi terdiri dari karyawan di gudang Gas LPG CV. Bintang Bagus Perkasa, termasuk pemilik gudang dan juga dari pihak Pertamina areal Bali.

“Terkait penyebab kebakaran gudang saat ini masih dalam proses penyelidikan dan menunggu hasil pemeriksaan lab forensik Polda Bali,” tandasnya. (Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *