Persindonesia.com Jembrana – Warga Desa Pengeragoan, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana, Bali digemparkan oleh kabar hilangnya seorang kakek bernama Wayan Mender (79) saat tengah berkebun. Setelah dinyatakan hilang selama lima hari, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa oleh tim SAR gabungan pada Senin (2/6/2025) sekitar pukul 15.45 Wita.
Pencarian intensif telah dilakukan sejak Kamis (29/5/2025), melibatkan lima personel dari Pos Pencarian dan Pertolongan Jembrana yang bergabung dengan sejumlah unsur lain, termasuk Bhabinkamtibmas dan Babinsa Desa Pengeragoan, Potensi SAR 115, keluarga korban, serta masyarakat setempat.
Tim SAR membagi diri ke dalam beberapa kelompok yang disebar ke sejumlah titik yang dicurigai sebagai lokasi keberadaan korban. Sorti pertama pencarian dilakukan dari arah rumah korban ke arah utara dan barat, namun hingga sekitar pukul 11.00 Wita tidak membuahkan hasil.
Bupati Kembang Serahkan SK CPNS 2024, Tekankan Integritas dan Pelayanan Publik yang Humanis
“Sorti pertama kami laksanakan dari arah rumah korban ke arah utara dan arah barat,” ungkap Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Jembrana, Dewa Putu Hendri Gunawan.
Korban akhirnya ditemukan pada sorti kedua di koordinat 8°26’46.14″LS dan 114°54’8.93″BT, atau sekitar 370 meter dari rumahnya ke arah barat. “Tim SAR menemukan korban dalam keadaan meninggal,” ujarnya.
Jenazah Wayan Mender kemudian dievakuasi menggunakan ambulans milik Desa Pengeragoan dan langsung dibawa ke rumah duka.
Tegas! Kelola Sampah Berbasis Sumber, Bupati Kembang Wajibkan tiap ASN miliki Teba Modern
Diketahui, Wayan Mender meninggalkan rumah pada Rabu (28/5/2025) untuk pergi berkebun. Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar baru menerima laporan kehilangan pada Kamis (29/5) pukul 16.50 Wita dan langsung berkoordinasi dengan pihak keluarga untuk memulai pencarian keesokan harinya. Ts






