Jalan Santai Dengan Rute Sepanjang 3 KM Semarakan Festival Goa Lawah

Persindonesia.com, Klungkung – Festival Goa Lawah disemarakan dengan kegiatan jalan santai, pada hari Minggu (23/11/2025). Kegiatan jalan santai (funwalk) diikuti oleh ​ratusan peserta yang terdiri dari masyarakat, Aparatur Sipil Negara (ASN), guru dan petugas kesehatan dilepas secara resmi oleh Bupati Klungkung, I Made Satria, bersama Wakil Bupati Tjokorda Gde Surya Putra di depan panggung utama Festival Goa Lawah.

Acara yang dirangkaikan dengan HUT KORPRI ke-54 ini menjadi salah satu daya tarik dalam rangkaian festival yang baru pertama kali digelar dan turut dihadiri oleh Ketua TP-PKK Klungkung, Ny. Eva Satria. Ny. Kusuma Surya Putra, Sekretaris Daerah, Anak Agung Gede Lesmana, Perwakilan anggota FORKOMPINDA Klungkung, para Camat dan para Pimpinan OPD (Organisasi Perangkat Daerah).

Baca Juga : Komunitas Seni Barong Agung Raih Juara I Lomba Baleganjur Ngarap Se-Bali di Festival Goa Lawah

Rute jalan santai menyajikan pemandangan yang beragam dan menarik, diawali dengan melintasi stand kuliner Festival Goa Lawah, kemudian dilanjutkan dengan berjalan di pesisir pantai Goa Lawah. Peserta juga disuguhi pemandangan unik di tempat pembuatan garam tradisional.

Tantangan rute jalan santai yakni jalur ke Bukit Tengah menuju Pura Puncaksari melalui jalan menanjak, sebelum akhirnya turun kembali menuju panggung Festival.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Satria tidak hanya melepas, tetapi juga turut serta berjalan kaki bersama para peserta dengan menempuh rute (jarak) sepanjang kurang lebih 3 Kilometer (KM).

Sebagai bentuk apresiasi, peserta jalan santai berkesempatan memenangkan berbagai hadiah menarik melalui pengundian kupon yang dibagikan. Selain funwalk, pagi itu juga diisi dengan beragam kegiatan lainnya, seperti cek kesehatan gratis bagi masyarakat, olahraga Zumba serta penampilan seni tari oleh tiga orang penari dari SDLB.

Baca Juga : Senam Massal PKK Se-Badung Warnai Perayaan HUT ke-16 Mangupura

“Antusiasme peserta sangat luar biasa. Baik ketika mengikuti jalan santai maupun senam zimbabwe, semua bersemangat. Namun kegiatan ini tidak hanya sebagai ajang olahraga, tetapi juga mempererat kebersamaan dan memperkenalkan keindahan alam serta budaya lokal kepada masyarakat,” ujar Bupati Satria singkat. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *