Pengurus dan kader Partai Golkar Kota Pangkalpinang foto bersama usai gotong royong, Jum’at, 3/4/2026
Pangkalpinang, persindonesia.com —
Dewan Pengurus Daerah II (DPD II) Partai Golkar Kota Pangkalpinang mengawali langkah konsolidasi internal, dengan menggelar kegiatan gotong royong membersihkan kantor sekretariat, di kawasan Jalan Hamidah, Jumat pagi (3/4/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum awal dalam memperkuat soliditas organisasi, menjelang pelantikan serentak tujuh DPD II Partai Golkar se-Provinsi Bangka Belitung, yang dijadwalkan berlangsung pada 26 April 2026 mendatang.
Ketua terpilih DPD II Partai Golkar Kota Pangkalpinang, Adi Irawan, menegaskan bahwa gotong royong ini tidak sekadar menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga sebagai sarana mempererat kebersamaan antar pengurus dan kader.

“Ini merupakan langkah awal untuk membangun kebersamaan. Setelah ini, kami akan melanjutkan dengan konsolidasi dan koordinasi bersama seluruh jajaran pengurus hingga kader,” ujarnya usai kegiatan.
Ia menambahkan, pihaknya telah merencanakan pembenahan fisik kantor sekretariat secara bertahap sebagai bagian dari penguatan infrastruktur partai.
“Pembenahan dimulai dari bagian luar, kemudian berlanjut ke bagian dalam dengan skala prioritas,” jelasnya.
Setelah proses pembenahan selesai, DPD II Partai Golkar Pangkalpinang akan fokus pada pembentukan struktur kepengurusan hingga ke tingkat kecamatan dan kelurahan.
“Ketika infrastruktur sudah memadai, kami akan membentuk kepengurusan hingga tingkat kelurahan. Mereka merupakan ujung tombak dalam upaya pemenangan partai ke depan,” tambahnya.
Adi juga mengajak seluruh pengurus dan kader, untuk terus mempererat silaturahmi dan membangun semangat kebersamaan dalam membesarkan partai.
“Kita tidak bisa berjalan sendiri. Saya membuka ruang seluas-luasnya, bagi siapa saja yang ingin bergabung dan berkontribusi,” pungkasnya.
Sebagai informasi, pelantikan serentak tujuh DPD II Partai Golkar di Provinsi Bangka Belitung, akan digelar di Belitong Resort, kawasan Pantai Pasir Padi. Kegiatan tersebut juga akan melibatkan pelaku UMKM yang konon difasilitasi secara gratis. (B2N)






