Bank Sumsel Babel serahkan bantuan CSR secara simbolis ke Pemkot Pangkalpinang, Senin (11/5/2026)
Pangkalpinang, persindonesia.com –
Pemerintah Kota Pangkalpinang terus memperkuat implementasi Universal Health Coverage (UHC) dengan menggandeng BPJS Kesehatan, Bank Sumsel Babel, dan Yayasan SPPG, melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) untuk membantu pembayaran iuran BPJS masyarakat kurang mampu.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) donasi, dalam Forum Komunikasi Implementasi Strategi Penguatan Rekrutmen dan Reaktivasi Peserta UHC Kota Pangkalpinang, yang digelar BPJS Kesehatan Pangkalpinang di Smart Room Center (SRC), Lantai 2 Kantor Wali Kota Pangkalpinang, Senin (11/5/2026).
Melalui kolaborasi itu, sebanyak 500 warga Kota Pangkalpinang kategori desil 1 hingga 5 ditargetkan memperoleh perlindungan jaminan kesehatan melalui dukungan dana CSR.

Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin, mengatakan capaian UHC Kota Pangkalpinang saat ini telah mencapai 99,7 persen atau hampir menyentuh angka 100 persen.
“Penguatan UHC kita sudah mencapai 99,7 persen dan hampir mendekati 100 persen. Masih ada sekitar 597 warga yang belum terdata dalam UHC karena beberapa faktor, salah satunya belum memiliki kelengkapan identitas kependudukan,” ujar Saparudin.
Menurutnya, tantangan utama pemerintah daerah saat ini adalah mempertahankan tingkat keaktifan peserta BPJS Kesehatan, yang telah mencapai 82 persen dari total cakupan UHC.
“Kami harus mempertahankan keaktifan 82 persen dari total 99,7 persen peserta UHC. Hari ini kami memfasilitasi kerja sama BPJS Kesehatan bersama Bank Sumsel Babel, melalui pemanfaatan dana CSR untuk membantu pembayaran iuran BPJS masyarakat desil 1 hingga 5 guna mempertahankan status UHC prioritas,” katanya.

Ia menegaskan, Pemkot Pangkalpinang akan terus mendorong keterlibatan perusahaan dalam membantu masyarakat melalui penyaluran dana CSR.
“Kami terus mendorong komitmen perusahaan-perusahaan agar dana CSR mereka dapat membantu masyarakat desil 1 sampai 5. Langkah ini sudah mulai kami lakukan hari ini dan akan terus diperkuat ke depan,” pungkasnya.
Selain itu, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pendataan sosial masyarakat di Kota Pangkalpinang disebut telah mencapai 100 persen.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna, Sekretaris Daerah Kota Pangkalpinang, sejumlah kepala OPD, pejabat pemerintah daerah, serta perwakilan BPJS Kesehatan Pangkalpinang dan Bank Sumsel Babel. (B2N)






