Peringati Tumpek Uduh, PDIP Jembrana Lepas 1.000 Tukik dan Tanam 1.000 Pohon di Pantai Perancak

Persindonesia.com Jembrana – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Jembrana menggelar aksi gotong royong di pesisir Pantai Perancak, Kecamatan Negara, Jembrana, Bali, Sabtu (23/5/2026). Aksi sosial bertajuk ‘Gerakan Merawat Pertiwi’ ini diisi dengan pelepasliaran 1.000 ekor tukik (anak penyu) hingga penanaman 1.000 bibit pohon.

Kegiatan ini bertepatan dengan perayaan Tumpek Uduh (Saniscara Kliwon wuku Wariga), yang merupakan hari suci umat Hindu sebagai wujud syukur dan doa memohon keselamatan serta kesuburan bagi tumbuh-tumbuhan.

Sekretaris DPC PDIP Jembrana, Ni Made Sri Sutharmi, menjelaskan bahwa gerakan ini merupakan komitmen partai dalam menjaga kelestarian lingkungan dan bumi (pertiwi).

“Sebagai wujud menjaga lingkungan dan tumbuh-tumbuhan sebagai sumber kehidupan, kami melaksanakan kegiatan Gerakan Merawat Pertiwi,” ungkap Sutharmi dalam sambutannya di markas Kelompok Pelestari Penyu Kurma Asih, Desa Perancak, Sabtu (23/5/2026).

Wakapolri Tekankan Digitalisasi Layanan dan Inovasi Tilang Elektronik pada Rakernis Fungsi Lantas 2026

Wanita yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD Jembrana ini merinci, ada tiga agenda utama yang dilakukan serentak hari ini, yaitu pembersihan pantai, pelepasliaran satwa dilindungi, dan penghijauan.

“Hari ini kita melaksanakan pelepasan tukik sebanyak 1.000 ekor, gotong royong pembersihan Pantai Perancak, dan menanam bibit pohon kelapa genjah, bibit mangrove, serta bibit pohon sukun dengan total sebanyak 1.000 pohon,” ujar Sutharmi.

Sutharmi juga menyoroti pentingnya menjaga kawasan pesisir Jembrana dari ancaman kerusakan lingkungan. Ia mengingatkan bahwa keberadaan pohon, khususnya mangrove di hilir, memegang peran krusial bagi geografis Jembrana yang didominasi garis pantai.

“Kita menambah pohon baru karena semakin bertambah tahun, pohon justru semakin langka. Di Jembrana, Pansus (Panitia Khusus) DPRD Provinsi Bali juga sempat mengecek kondisi hutan mangrove kita. Mari kita jaga, jangan sampai mangrove di pesisir Jembrana hancur. Jembrana ini wilayahnya memang banyak pesisir, jadi harus kita jaga sekira,” tegasnya.

PDI Perjuangan Bali Gelar Lomba Konten Kreatif “Bali Bersih Sampah” untuk Anak Muda

Sutharmi juga berharap aksi nyata ini tidak sekadar menjadi seremonial belaka, melainkan bisa memberikan dampak jangka panjang bagi ekosistem setempat. “Semoga apa yang kita lakukan hari ini dapat tumbuh subur dan lestari,” pungkasnya. Ts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *