Diduga SPBU 23.331.11 Larang Nelayan Beli BBM Jenis Pertalaite

Pangkalbalam Persindonesia.com – SPBU 23.331.11 yang beralamat di Jalan Yos Sudarso Pangkalbalam, Kamis 31/03/2022 diduga melakukan deskriminasi kepada Nelayan.

Hal ini terungkap saat adanya laporan dari nelayan ketika akan membeli Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalaite di SPBU 23.331.11 Pangkalbalam.

Untuk memastikan benar atau tidaknya awak media menemui Ketua Ketua Kelompok Nelayan.

Al kepada awak media mengungkapkan,”Bahwa tadi pagi,Kamis 31/03/2022 ada nelayan kelompok saya yang mencari bahan bakar buat ke laut,”Paparnya

Lanjut Al,Akan tetapi di saat akan membeli BBM jenis pertalaite oleh petugas nosel SPBU 23.331.11 Pangkalbalam tidak dilayani malah disuruh isi pertamax,”Jelasnya.

Kami tidak mengetahui kenapa bisa seperti itu, padahal status pertalaite masih ada dan bahkan pengerit saja sampai bolak balik untuk isi BBM jenis pertalaite sambil membawa motor juga derigen,”Ucap Al.

Kenapa nelayan kami sampai tunjukkan kartu nelayan malah ditolak dan diarahakan ke pertamax yang lebih mahal, sedangkan nelaya dan kami mana mampu operasionalnya menggunakan pertamax,”sesal Al.

Di tempat terpisah, media sempat menemui pengurus SPBU 23.331.11 Pangkalbalam, dirinya membantah melakukan diskriminatif terhadap nelayan.

Kami tidak melarang nelayan ambil pertalaite, asalkan oramg tersebut bisa menunjukkan kartu nelayan.

Ketika ditanya kenapa nelayan tersebut malah diarahkan ke pertamax, Pengurus SPBU 23.331.11 tersebut tidak menjawab malah mengarahkan agar nanti nelayan ketika akan beli pertalaite di SPBU 23.331.11 Pangkalbalam menggunakan Kartu nelayan.” Jelasnya.

Media mencoba menemui Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kota Pangkal pinang, meminta tanggapan tentang adanya nelayan yang dilarang untuk pembelian Pertalaite tetapi malah diarahkan ke Pertamax.

Ketua HNSI mengatakan,” Nelayan merupakan salah satu Profesi yang keberadaanya sekarang ini dibantu oleh Pemerintah. Seharusnya Para Pengusaha SPBU tersebut membantu dengan tidak mempersulit para nelayan untuk pengambilan BBM. Sangat disayangkan jika sampai ada SPBU buakannya membantu keberadaan para nelayan, tapi malh memepersulit mereka,” Tegas Asnam Basuri.

Demi keberimbangan berita, media mencoba melakukan konfirmasi dengan PT Pertamina, terkait adanya Nelayan yang dilarang untuk pembelian Pertalaite,Sampai Berita diturunkan, media belum berhasil melakukan konfirmasi kepihak PT Pertamina dan masih akan terus diupayakan konfirmasi resmi dari pihak PT. Pertamina.(*/Team).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *