Persindonesia.com Jembrana – Warga Desa Yehembang Kauh, Kecamatan Mendoyo, Jembrana mengeluhkan adanya Galian C, pasalnya, truk pengangkut tanah tersebut menyebabkan jalan rusak dipenuhi tanah, saat hujan turun jalanan lengket bahkan banyak pengendara motor terjatuh dikarenakan jalan berlubang ditutup oleh tanah dan licin.
Sementara disaat musim kering warga terganggu dengan debu dari jalan tersebut lantaran jalan dipenuhi tanah. Warga diaana pingin jalan yang sering dilalui truk berat diuruh dengan material yang tidak licin agar tidak membahayakan. “Aktivitas kami merasa terganggu dengan adanya Galian C tersebut. Lebih baik jalan diurug dengan material selain tanah agar tidak licin,” ujar salah satu warga yang tidak mau disebutkan namanya.
Partai NasDem Bondowoso Unjuk Kekuatan Hadapi Pileg 2024
Dirinya mengaku, aktivitas Galian C tersebut mulai digarap sejak bulan Maret akhir. “Kalau tidak salah bulan Maret akhir, namun dulu memang sempat ada galian juga disana tapi jalurnya berbeda. Galian C tersebut terletak di Banjar Munduk Angrek. Galian C sebenarnya bertempat di desa sebelah, akan tetapi truk bermuatan berat tersebut lewat di desa kami. Jalan ini memang dari dulu rusak. Ditambah adanya truk lewat kerusakan jalan bertambah,” ungkapnya.
Lebih jelasnya ia mengatakan, dirinya sebagai warga sebenarnya tidak menolak adanya galian tersebut akan tetatpi proses pengakutan tanah dari tempat Galian C menyebabkan jalan licin akibat jalan dipenuhi tanah, selain itu jalan yang berlobang diurug dengan tanah saat musim hujan sangat membahayakan.”sudah banyak warga yang jatuh disini akibat jalan licin terutama yang mengendarai sepeda motor,” jelasnya.
Tahun Ini Ruas Jalan Poh Santen-Pangkung Jangu Diperbaiki
Saat dikonfirmasi awak media, Rabu (25/5/2022) Prebekel Yehembang Kauh saat dihubungi via telpon mengatakan, Galian C di Banjar Munduk Anggrek itu digarap oleh CV Puwodadi Bali, tanah tersebut untuk memenuhi kebutuhan pembangunan pabrik linting rokok di Penyaringan. “Sebelumroyek Galian C tersebut dilaksanakan, pihak pengemmbang sudah menyetujui 5 item kesepakatam dari desa,” pungkasnya. Red Bali






