Persindonesia.com Jembrana – Sebanyak 153 orang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rutan Kelas IIB Negara diskrening masal lantaram sebagaian mengalami penyakit batuk berdahak, selain itu 6 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) juga ikut dalam skrening masal tersebut. Kamis (2/6/2022).
Cek kesehatan paru tersebut dilakukan Dinas Kesehatan Jembrana dengan menggandeng Puskesmas I Negara serta Puskesmas II Negara, bertempat di lapangan dalam Rutan Negara. Untuk mengefektifkan kegiatan, pemeriksaan dibagi menjadi dua hari yaitu hari Kamis tangga 2 sampai dengan hari Jumat 3 Juni 2022.
Polri: Interpol Telah Terbitkan Yellow Notice Pencarian Anak Ridwan Kamil
Setelah dilakukan pengecekan kesehatan paru dan mengambil sample pot dahak tersebut, selanjutnya akan dikirim ke Laboratorium Rumah Sakit Umum (RSU) Negara untuk pemeriksaan Tes Cepat Molekuler (TCM).
Dokter Puskesmas I Negara dr. I Gede Made Biomantara Rama Santhi mengatakan, untuk hari ini pemeriksaan paru kepada WBP sebanyak 83 orang yang terdiri dari 77 warga binaan dan 6 orang petugas Rutan. “Untuk sisanya akan kami laksanakan besok sementara Hasil pemeriksaan dahak hari ini akan disampaikan besok,” terangnya.
Pengepul Judi Tebak Angka Online Jenis Togel di Ringkus Polsek Tapung
Sementara Kepala Rutan Negara Bambang Hendra Setyawan mengatakan, pemeriksaan ini bertujuan dalam upaya peningkatan status kesehatan paru bagi WBP. mengingat kondisi Rutan (ventilasi, penerangan yang kurang) berisiko tinggi mengakibatkan permasalahan utamanya dalam kesehatan paru.
“Semoga hasil pemeriksaan kali ini tidak ditemukan kuman/ bakteri atau virus dalam dahak baik WBP maupun petugas. “Kami sangat berterimakasih kepada tim dari Dinkes beserta Puskesmas I dan II Negara yang telah meluangkan waktunya untuk melakukan skrining massal pada WBP kami,” pungkasnya. Red Bali






