Kepemimpinan Di Wilayah Adat “Mee-Pago”

Tujuan Teori, Fungsi dan Contoh Leadership, Kepemimpinan Saat Ini Di Wilayah Adat “Meepago. Banyak Hal Yang Terkendala.

Sorong: 21 Juni 2022 – Pengertian Kepemimpinan  Apa kualitas yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin Saat Kini? Mee-Pago Apakah dia harus menjadi sosok Menjadi  manusia yang ditakuti banyak orang? Atau memberikan kesan bahwa dia adalah pahlawan super dilingkunga Pemerintah Kabupaten Terdiri diWilayah Adat Meuwodide?

Tidak semudah itu menjadi pemimpin. Bahkan, kepemimpinan punya seni dan caranya sendiri. Anda mungkin bisa menyuruh-nyuruh orang, tetapi itu tidak lantas menjadikan Anda pemimpin yang baik.

Untuk itu, mari simak berbagai macam pengertian dan hal-hal penting lainnya terkait seni kepemimpinan, supaya dapat memahami bagaimana cara untuk jiwa membagun Bagi Rakyat Dipelosok Mee-Pagoo membangun jiwa kepemimpinan dalam diri Anda Dalam berbagai Bidang Pemerintahan.

Daftar Isi Artikel. Mahasiswa Kota Study Sorong Papua Barat, Kepala Burung dan Berkerakter di papua. Pernah berkuliah Di Universitas Kristen Papua. Jurusan Perikanan Program Studi (MSP) Manajemen Sumber Daya Pelairan.

Pengertian Kepemimpinan

Pengertian Kepemimpinan secara umum adalah sebuah kemampuan yang terdapat di dalam diri seseorang untuk bisa memengaruhi orang lain atau memandu pihak tertentu untuk mencapai tujuan.

Sementara itu, definisi pemimpin dalam Prov papua, Besar tidak Semua Orang pemimpin adalah orang yang memimpin. Jadi, seorang pemimpin wajib memiliki kemampuan untuk memengaruhi atau memandu sekelompok Rakyat Mee-Pago orang/pihak.

Pengertian Kepemimpinan kaca mata Akademisi.

Menurut Jeri Degei, Kepemimpinan adalah sebuah proses dalam mengarahkan atau memengaruhi kegiatan terkait sebuah organisasi atau kelompok demi mencapai tujuan tertentu.

“Cara kepemimpinan merupakan kemampuan dalam diri seseorang dan mencakup sifat-sifat, seperti kepribadian, kemampuan, dan kesanggupan. Kepemimpinan tidak dapat dipisahkan dari gaya, perilaku, dan kedudukan pemimpin bersangkutan dan interaksinya dengan para pengikut serta situasi”.

Menurut Jeri Degei, kepemimpinan dapat diartikan sebagai kemampuan seseorang saat menjabat sebagai pimpinan organisasi tertentu dalam memengaruhi orang lain, khususnya bawahannya. Ini dilakukan supaya mereka mampu bertindak dan berpikir sesuai dengan arahan tertentu supaya tujuan dapat tercapai dengan mudah.

selain itu Jeri mengungkap kepemimpinan adalah perilaku individu ketika memimpin aktivitas dalam kelompok atau organisasi untuk mencapai tujuan bersama atau shared goal & expresi.

Ada berbagai macam definisi kepemimpinan, tetapi secara umum, semuanya merujuk pada tindakan untuk memengaruhi seseorang atau sekelompok orang.

Ada beberapa teori yang harus dipahami terkait kepemimpinan. Teori-teori tersebut adalah sebagai berikut ; teori karakter merupakan sebuah teori yang menitikberatkan karakter-karakter tertentu yang mampu menyukseskan kepemimpinan. Contohnya, seperti karakter fisik, inteligensi, ketegasan, dan sebagainya.

Teori ini dipercaya oleh banyak orang, tetapi tak jarang dihampiri kritik, salah satunya terkait karakteristik fisik. Dalam teori karakter, fisik yang terlihat tegap dan kuat dianggap sebagai karakter pemimpin terbaik.

Tentu Anda tahu betul bahwa hal ini tidak sepenuhnya tepat. Pasalnya, belum tentu orang yang terlihat kuat punya jiwa kepemimpinan yang tinggi.

Dalam teori perilaku, dijelaskan mengenai beberapa perilaku yang mencerminkan karakter pemimpin. Perilaku tersebut terbagi menjadi dua. Yang pertama adalah job centered dan yang kedua adalah employee centered.

“Job centered adalah sifat kepemimpinan yang berfokus pada pekerjaan. Sementara itu, employee centered berfokus pada kondisi para karyawan atau bawahannya”

Teori yang dikembangkan hal yang sangat perlu ini memiliki titik berat pada kematangan para pengikut atau bawahan.

“Kesuksesan suatu tujuan bergantung pada matang-tidaknya para bawahan, maka dari itu pemimpin diharapkan mampu menganalisis apakah para bawahannya sudah cukup matang atau belum,”.

Dapat disimpulkan bahwa ada berbagai perbedaan pendapat terkait teori kepemimpinan. Namun, yang jelas, kepemimpinan yang sukses tidak hanya berlandaskan pada faktor pemimpin saja, tetapi juga para bawahan.

Penulis: Jeri P Degei

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *