Penjagaan Diperketat di Gilimanuk, Polres Amankan 3 Anak Punk Hendak Masuk Bali

Persindonesia.com Jembrana – Menjelang perhelatan dunia KTT Presidensi G20 yang akan dilangsungkan di Nusa Dua Bali yang akan dimulai dari tanggal 15 dan 16 November 2022, satu-satunya pintu masuk Bali di wilayah barat di Pelabuhan Gilimanuk, Polres Jembrana terus memperketat keamanan, hal tersebut untuk mensukseskan perhelatan dunia yang diadakan di Bali.

Polres Jembrana yang backup berbagai petugas gabungan memperketat pemantauan dan keamanan terutama masyarakat yang akan masuk Bali. Setiap kendaraan roda 2 maupun roda 4 tidak luput dari pemeriksaan petugas. Sekira pukul 21.05 wita petugas yang berjaga di Pos 2 pintu masuk Bali, petugas mengamankan 3 orang anak punk yang numpang di truk tronton yang bermuatan berat.

Presiden Jokowi Tinjau Lokasi KTT G20, Bali Siap Menerima Kepala Negara Dunia

Pantauan di lapangan, truk tersebut turun dari Dermaga LCM Pelabuhan Gilimanuk, saat diperiksa petugas, truk tersebut yang akan menuju Denpasar kedapatan mengankut 3 orang anak punk yang semua berasal dari Kecamatan Puworejo, Jawa Timur. Ketika anak punk tersebut setelah dicek tidak membawa bekal uang sepeser pun, saat ditanya tujuan ke Bali, mereka mengaku berencana ke Denpasar tanpa memiliki alamat tujuan yang jelas.

Saat dikonfirmasi awak media, Kapolres Jembrana AKBP I Dewa Gde membenarkan pihaknya telah mengamankan 3 orang anak punk yang masuk ke Bali tanpa ada tujuan yang jelas. “Kami berhasil mengamankan 3 orang anak punk,mereka mengaku akan pergi ke Denpasar, anehnya mereka tidak mempunyai tujuan yang jelas, parahnya lagi mereka tidakmembawa bekal uang seperser pun,” terangnya.

Berbuat Asusila, AL Resmi Dipecat dari Kepolisian

Mereka masuk ke Bali, lanjut Dewa Gde, menumpang di bak truk tronton. Saat truk tersebut turun dari Dermaga LCM, seperti bisa petugas langsung memeriksa truk tersebut. “Untuk bisa lolos dari pemeriksaan di Pelabuhan Gilimanuk mereka menumpang di truk dari Jawa dan bersembunyi di bak truk. Dikarenakan mereka datang ke Bali tanpa tujuan jelas dan tidak membawa bekal sama sekali, kita pulangkan lagi ke Jawa,” ujarnya.

Mengingat KTT G20 di Nusa Dua Bali, imbuh Dewa Gde, semakin dekat, pihaknya terus meningkatkan pengamanan di Pelabuhan Gilimanuk. “Kita terus perketat keamanan di pintu masuk Bali Pelabuhan Gilimanuk, tidak hanya memeriksa kendaraan bermotor dan kendaraan roda 4 pribadi, kita juga menyasar truk bemuatan alat berat maupun logistik, hal tersebut untuk mengindari hal-hal yang tikdak diinginkan yang menggangu keamanan dan ketertiban selama perhelatan dunia G20,” pungkasnya.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *