Persindonesia.com Jembrana – Akibat hujan lebat yang mengguyur Kabupaten Jembrana kemarin hari Senin (16/1/2022) mulai sekira pukul 16.00 wita mengakibatkan sebanyak 71 rumah warga tergenang air dibeberapa titik wilayahJembrana. Banjir tersebut tidak menimbulkan kerusakan maupun kerugian yang ditimbulkan.
Seperti halnya di wilayah Desa Kaliakah, Kecamatan Negara akibat tingginya air sungai yang mencapai 2 meter, air di DAM Kali Kembar Kaliakah meluap dan menggenangi 40 rumah warga. Untuk di Kelurahan Baler Bale Agung sebanyak 10 rumah warga tergenang air ukuran sepinggang orang dewasa akibat dari meluapnya air DAM Kali Kembar Kaliakah.
Gubernur Bali Dampingi Presiden Ke-5 RI, Tinjau Kawasan Ekonomi Khusus Sanur
Sementara, banjir juga terjadi di Banjar Melaya Tengah, Desa/Kecamatan Melaya, 6 rumah warga tergenang banjir setinggi lutut orang dewasa, dikarenakan lokasi rumah warga berada didataran rendah. Selain itu banjir juga terjadi di Kelurahan Sangkar Agung, Kecamatan Jembrana akibat sungai setempat meluap dan menggenangi 15 rumah warga setinggi lutut orang dewasa.
Di Kelurahan Loloan Barat, air sungai Ijogading meluap sampai melewati tanggul sungai ketinggian berkisar 1 meter menggenangi pemukiman warga yang ada disebelah barat pinggir sungai Ijogading. “Kemarin hujannya cukup deras. Dan kejadiannya sudah ditangani dan dilakukan asesment,” kata Kepala Pelaksana BPBD Jembrana, I Putu Agus Artana Putra saat dikonfirmasi, Selasa (17/1/2023).
Belum Bisa Bahagiakan OrangTua, FI Resmi Di Tahan Karena Kasus Ini
Lebih jelasnya Agus mengatakan, hingga saat ini di sejumlah titik memang masih terdapat genangan air namun tak sampai masuk ke rumah warga. “Untuk kerugian tidak ada,” pungkasnya.






