BONDOWOSO, Persindonesia – Bupati Bondowoso, KH. Salwa Arifin yang didampingi wakil Bupati, Sekda dan KaBag Kesra memberikan pengarahan dan penguatan kepada para pengurus guru ngaji kabupaten serta kecamatan sekabupaten Bondowoso.
Dalam sambutannya Bupati Bondowoso yang sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Mambaul Ulum ini menjelaskan bahwa adanya pemberian insentif kepada guru ngaji merupakan sebuah bentuk penghargaan pemerintah kepada guru ngaji atas dedikasinya dalam mengajar Al qur’an, sekalipun demikian Bupatipun menyadari bahwa apa yang diberikan itu tidaklah sebanding dengan besarnya pengorbanan para kiai untuk mendidik, memperbaiki moral serta akhlak generasi bangsa di Kabupaten Bondowoso.
Dalam kesempatan itu ungkapan terima kasih banyak disampaikan kepada para kiai diseluruh pelosok kabupaten Bondowoso atas ketulusan pengabdiannya serta meminta kepada leading sektor yang menangani pencairan insentif tersebut untuk mempermudah dalam pencairan dana tersebut.
Pada kesempatan itu pula, hadir tim dari BPJS ketenaga kerjaan yang menyampaikan manfaat keikutsertaan guru ngaji dalam program BPJS ketenaga kerjaan guna menjaga dan memberikan jaminan kecelakaan kerja bagi guru ngaji dalam melaksanakan tugasnya sebagai pengajar Al qur’an serta memberikan jaminan terhadap keberlangsungan pendidikan putra putrinya jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan dengan mekanisme klaim yang mudah difahami oleh peserta yang hadir dalam hal inipun disambut antusias oleh pengurus guru ngaji untuk mendaftarkan semua guru ngaji sebagai peserta BPJS Ketega kerjaan.






