Persindonesia.com Jembrana – Pemkab Jembrana sebelumnya berencana menjadikan Lapangan Dauhwaru sebagai tempat relokasi semetara untuk para pedagang Pasar Umum Negara terus menuai kritikan dan penolakan baik dari warga maupun warga penyanding, sehingga Pemkab Jembrana memilih area parkir Kantor Bupati Jembrana sebagai relokasi sementara bagi pedagang Pasar Umum Negara.
Dipilihnya area parkir Kantor Bupati sebagai tempat relokasi pasar, Lapangan Dauhwaru tetap dapat digunakan masyarakat untuk kegiatan olahraga. Dimana rencana sebelumnya lapangan tersebut setelah dijadikan tempat relokasi pedagang akan direhab total menjadi lapangan lebih baik. Selain itu Lapangan Dauhwaru juga tidak memiliki akses area parkir yang memadai bagi pengunjung pasar nantinya.
Wabub KH. Firjaun Meresmikan Pembagunan Mesjid Usisah Ala,Takwa
Saat dikonfirmasi Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Jembrana, I Komang Agus Adinata mengatakan area parkir kantor Bupati Jembrana dinilai cukup memadai untuk menampung pedagang pasar umum Negara. Berbagai fasilitas penunjang pun tersedia mulai dari listrik, toilet sampai ke lokasi parkir yang cukup luas.
“Tempat ini sangat strategis dan tersedia fasilitas yang cukup memadai, tinggal kita menambah los dan kios sehingga dapat menampung seluruh pedagang pasar yang kurang lebih jumlahnya 550 pedagang. Ditambah dengan relokasi di pasar Ijo Gading diharapkan seluruh pedagang pasar umum Negara dapat tertampung dan bisa melaksanakan usahanya,” terangnya. Jumat (9/6/2023)
Ketua BKOW Bali Hadiri Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional 27
Agus Adinata menambahkan khusus pedagang perhiasan akan ditempat di pasar Ijo Gading, hal tersebut guna memberikan keamanan lebih bagi pedagang perhiasan. “Seluruh jenis pedagang dapat kita tampung disini kecuali pedagang Emas kita fokuskan di pasar ijogading,” tandasnya. Sur






